Malingping, suararepubliknews.com – Aliansi Masyarakat Anti Narkoba menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Malingping pada Selasa (27/8/2024). Puluhan warga yang tergabung dalam aliansi ini dengan tegas menyerukan pemberantasan narkoba yang semakin merajalela di wilayah mereka.
Tuntutan Tegas Masyarakat: Berantas Peredaran Narkoba Hingga Akarnya
Dalam orasinya, para pengunjuk rasa menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba. Mereka mendesak agar polisi tidak hanya menangkap pengguna narkoba, tetapi juga menyelidiki dan menangkap para pengedarnya. “Jangan diam dan cuma menangkap pengguna saja, tangkap penyedianya juga, dan jangan sampai ada oknum kepolisian yang melindungi,” seru salah satu orator di tengah kerumunan massa.
Seruan ini tidak hanya datang dari aliansi, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat lainnya. Kyai Badriyudin, perwakilan dari kaum sarungan, menyampaikan kekesalannya terhadap maraknya peredaran narkoba yang sudah menjangkau pelosok kampung. “Kami meminta pihak kepolisian agar bertindak, jangan seolah-olah mendiamkan. Sekarang peredaran obat-obatan sudah masuk ke pelosok-pelosok kampung, masa polisi tidak tahu? Kami saja kaum sarungan tahu, jangan sampai kami yang bertindak,” tegasnya.
Para pengunjuk rasa juga membentangkan spanduk besar bertuliskan “Pak Polisi Jangan Diam, Cilangkahan Darurat Narkoba,” sebagai bentuk protes atas situasi darurat yang sedang dihadapi masyarakat.
Kapolsek Malingping Berjanji Akan Bertindak Tegas
Menanggapi aksi tersebut, Kapolsek Malingping, AKP Sugiar Ali Munandar SH, berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Dalam keterangannya, Sugiar menyatakan bahwa pihaknya sudah sering melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba, namun tidak dipublikasikan karena kasus tersebut langsung ditangani oleh Polres.
“Saya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba. Saya berjanji akan membentuk tim dari instansi dan jajaran lainnya. Kita juga terbatas dengan personil, tapi kemarin itu Polsek juga sering menangkap pengedar hanya kita tidak publis karena itu langsung ditangani Polres,” ungkap Sugiar.
Kapolsek menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan generasi penerus bangsa hancur karena narkoba, dan ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. “Saya tidak bisa sendirian. Ayo kita sama-sama berantas narkoba,” tutupnya dengan penuh semangat.
Laporan ini menegaskan bahwa perjuangan melawan narkoba bukan hanya tugas polisi, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Keterlibatan dan kesadaran bersama adalah kunci untuk menghentikan penyebaran zat-zat berbahaya ini di tengah masyarakat. (Iwan H)











