Home / Tak Berkategori

Selasa, 27 Agustus 2024 - 23:58 WIB

Surya Paloh Tegaskan NasDem Tak Prioritaskan Kursi Menteri: Pendidikan Politik Lebih Utama dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jakarta – suararepubliknews.com – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyampaikan bahwa partainya tidak menjadikan kursi menteri sebagai tujuan utama dalam koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Meskipun NasDem berada di dalam koalisi, Paloh menegaskan bahwa posisi di kabinet bukanlah prioritas bagi partainya.

Dalam konferensi pers yang digelar usai penutupan Kongres III Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa, 27 Agustus 2024, Surya Paloh mengungkapkan bahwa keterlibatan NasDem dalam pemerintahan tidak harus diwujudkan melalui posisi menteri. “Yang jelas bahwasannya Partai NasDem berada di dalam koalisi pemerintahan. Tetapi apakah Partai NasDem akan berada di kabinet itu tidak proritas utama bagi NasDem,” ujarnya.

Kontribusi Tanpa Kursi Menteri: NasDem Fokus pada Pendidikan Politik

Surya Paloh menekankan bahwa kontribusi NasDem terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tidak harus diwujudkan melalui kursi di kabinet. Menurutnya, ada banyak cara bagi partai untuk memberikan kontribusi tanpa harus terlibat langsung dalam struktur kabinet. “Walaupun tidak berada dalam komposisi menteri di kabinet, toh bisa memberikan kontribusi dalam hal lainnya,” tegasnya.

Paloh juga menyoroti pentingnya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Ia berpendapat bahwa partai politik tidak selalu harus mengejar posisi di kabinet untuk bisa berkontribusi. Sebaliknya, NasDem ingin menunjukkan bahwa sebuah partai dapat berperan aktif dalam pemerintahan melalui berbagai cara, termasuk memberikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan yang diambil.

Moral Politik yang Teratur: Pendidikan Politik untuk Publik

Dikutip dari meida terpercaya, Surya Paloh menambahkan bahwa pendekatan NasDem ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatur moral politik di Indonesia. Dengan tidak menjadikan kursi menteri sebagai tujuan utama, NasDem ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa politik bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Saya ajukan moral politiknya lebih teratur sebagai konsekuensi pendidikan politik di negeri ini,” ujar Surya Paloh, menekankan bahwa transparansi dan kejujuran dalam politik harus terus dikedepankan demi kemajuan demokrasi di Indonesia.

Langkah NasDem ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi partai-partai lain untuk melihat politik dari perspektif yang lebih luas, di mana partisipasi dalam pemerintahan tidak selalu diukur dari posisi yang diduduki, melainkan dari seberapa besar kontribusi yang bisa diberikan untuk kebaikan bersama. (Stg)

Share :

Baca Juga

Serah Terima Jabatan Komandan Satuan Tugas FHQSU Unifil
Media Sosial dan Kesehatan Mental Remaja: Temuan Terbaru dari Penelitian Global
PERSONIL KORAMIL – 11/ GOMO MENGHIMBAU MASYARAKAT PATUHI PROKES COVID-19
APKASINDO Banten Minta Harga Tandan Buah Segar (TBS) Dinaikan.
Ops Lilin Maung 2022, Polda Banten Update Kondisi Terkini Pelabuhan Penyeberangan Merak
Eks Pejabat Tiongkok Divonis Hukuman Mati karena Kasus Suap
Prediksi Udinese Vs Cagliari: Udinese Siap Hadang Cagliari Demi Bangkit di Serie A
Beras Premium Tak Sesuai Mutu: Satgas Pangan Polri Jerat 3 Pimpinan PT. PIM dengan Pidana Konsumen dan TPPU

Contact Us