Home / Tak Berkategori

Kamis, 12 September 2024 - 09:20 WIB

Longsor Hebat Hantam Dua Rumah di Garut: Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Material Cukup Parah

encana alam tanah longsor terjadi pada Rabu dini hari (11/09/2024), mengakibatkan dua rumah warga tertimbun tanah. Longsor ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari sebelumnya

encana alam tanah longsor terjadi pada Rabu dini hari (11/09/2024), mengakibatkan dua rumah warga tertimbun tanah. Longsor ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari sebelumnya

Hujan Deras Penyebab Longsor di Kampung Pasir Irnem, Penanganan Cepat Dilakukan Tim Gabungan

Garut, suararepubliknews.com – Rabu, 11 September 2024, Bencana alam tanah longsor terjadi pada Rabu dini hari (11/09/2024), mengakibatkan dua rumah warga tertimbun tanah. Longsor ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari sebelumnya.

Menurut pernyataan Kapolres Garut, AKBP Mochammad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Singajaya AKP H. Anas Nasrudin, dua rumah yang terdampak longsoran dihuni oleh dua keluarga dengan total 9 jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kerusakan yang dialami rumah-rumah tersebut cukup parah.

Langkah Cepat Tim Gabungan Menangani Longsor

Sejak kejadian, tim gabungan yang terdiri dari Kapolsek Singajaya, Kapolsubsektor Peundeuy, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah Desa Sukanagara bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan. Fokus utama adalah evakuasi para penyintas ke tempat yang lebih aman dan memantau kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan warga terdampak.

Tim gabungan ini bekerja sama dengan para pihak berwenang, terus memberikan bantuan yang dibutuhkan bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal. Hingga kini, langkah penanganan terus dilakukan secara bertahap, termasuk pemantauan intensif terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat curah hujan tinggi. (Hms/Stg)

 

Share :

Baca Juga

Prediksi Manchester United vs Leicester: Laga Menentukan di Carabao Cup untuk Kedua Tim
5 Bulan Bebas Berkeliaran, Pedagang Nasi Uduk Minta Kapolres Kota Tangerang Perintahkan Anak Buahnya Tangkap Preman yang Menganiaya Dirinya

Banten

Bupati Serang Ratu Zakiyah Terima Penghargaan  Perempuan Inspiratif 2025 Bidang Inovasi Pendidikan Daerah.

Maluku

Polresta Ambon Gelar Simulasi Quick Response Call Center 110, Pastikan Pelayanan Cepat dan Tepat untuk Masyarakat
Komitmen Indonesia Perkuat Solidaritas dan Kerja Sama dengan Afrika: Presiden Jokowi Tegaskan Penerusannya oleh Prabowo Subianto
Satpam RSUD Malingping: Bisakah Anda Menyikapi Pengunjung dengan Lebih Baik?
Sekretaris Daerah Ketapang Menerima Audiensi Dan Orasi Masyarakat Terkait Permasalahan BBM Bersubsidi
Pengusaha Tambak Ikan Kerapu Diduga Tidak Berizin dan Mencemari Lingkungan, Warga Laporkan ke Aparat

Contact Us