Home / Tak Berkategori

Jumat, 6 Desember 2024 - 09:23 WIB

Kapolres Buru Tegas: Tudingan Bawa Kotak Suara Tidak Benar

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Walid Aziz

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Walid Aziz

KPU Buru Tegaskan Kapolres Hanya Bertugas Lindungi Logistik Pemilu

Buru, suararepubliknews.com – Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, menjadi sorotan setelah muncul tudingan bahwa dirinya membawa kotak suara dalam proses pergeseran logistik pemilu. Namun, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Walid Aziz, dengan tegas menyatakan tudingan tersebut tidak benar dan sepenuhnya keliru.

Kronologi: Logistik Terganggu Massa

Pada Senin, 2 Desember 2024, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Waelata melaporkan bahwa pleno rekapitulasi suara di kecamatan tersebut telah selesai. PPK meminta KPU menyiapkan kendaraan untuk mengangkut logistik pemilu ke kantor KPU Buru. Namun, pada pukul 21.47 WIT, Ketua PPK mengabarkan bahwa massa telah menutup jalan di Desa Waelo, menghalangi pergeseran logistik.

Situasi ini mendorong Ketua KPU Buru, Walid Aziz, untuk segera berkoordinasi dengan Kapolres Buru demi memastikan keamanan kotak suara.

“Saya yang meminta tolong kepada Ibu Kapolres untuk pengamanan logistik. Saat itu massa sudah mulai memadati lokasi,” jelas Walid.

Massa Tuntut Perhitungan Ulang

Tumpukan massa di Desa Waelo menuntut agar hasil penghitungan suara di TPS 2 tidak dicantumkan dalam rekapitulasi tingkat kecamatan dan meminta PPK membuka kotak suara untuk menghitung ulang. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh PPK karena pleno telah selesai dan pembukaan kotak suara memiliki mekanisme tersendiri yang harus dipatuhi.

Pengamanan Ketat, Kapolres Hanya Bertugas

Untuk menjamin kelancaran pergeseran logistik, logistik akhirnya diangkut menggunakan kendaraan Polres Buru. Hal ini dilakukan setelah sopir kendaraan yang disediakan KPU merasa khawatir atas keamanan situasi di lapangan. Walid Aziz, bersama Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Buru, Epsus Kliong Tomhisa, serta Dandim 1506, turut menyaksikan langsung proses pengangkutan logistik tersebut.

AKBP Sulastri Sukidjang

“Ini keputusan bersama demi menjaga keamanan logistik pemilu. Saya yang meminta Ibu Kapolres untuk menggunakan truk milik Polres Buru. Tudingan bahwa Kapolres membawa kotak suara adalah tidak benar dan sangat disayangkan,” tegas Walid.

Komitmen Netralitas Aparat Keamanan

Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, telah menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keamanan dan netralitas dalam pelaksanaan pemilu. Keterlibatannya semata-mata bertujuan untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan adil.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Ketua LPKP2HI Angkat Bicara,Pasca Terjadinya Unjuk Rasa Di SMKN 1 Tulungagung
Prediksi Persebaya Surabaya vs PSS Sleman: Duel Menarik di Laga Pembuka BRI Liga 1 2024/2025

Banten

Musdesus Desa Bolang:  Membangun Koperasi Desa Merah Putih untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Maling Bobol dan  Obrak-abrik Sebuah Kantor Ekspedisi Paket Di Lebak Banten
Prediksi Drama Euro 2024: Inggris dan Swiss Siap Bertarung Sengit di Perempat Final
Enos Keluarkan Surat Edaran Terkait Ketertiban Bulan Suci Ramadhan
Semarak, Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Bersama Masyarakat Muba
Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana Melaksanakan Komsos Dengan Petani Di Desa Binaan

Contact Us