Home / Tak Berkategori

Minggu, 8 Desember 2024 - 15:36 WIB

Kantor KPU SBT Dirusak, Dua Anggota Polri Terluka dalam Aksi Unjuk Rasa

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menjadi sasaran aksi pengrusakan oleh massa unjuk rasa pada Jumat malam, 6 Desember 2024

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menjadi sasaran aksi pengrusakan oleh massa unjuk rasa pada Jumat malam, 6 Desember 2024

Pendukung Paslon INA AMA Diduga Lakukan Pengrusakan dan Pelemparan Batu

Seram Bagian Timur, suararepubliknews.com – Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menjadi sasaran aksi pengrusakan oleh massa unjuk rasa pada Jumat malam, 6 Desember 2024. Insiden ini mengakibatkan dua anggota Polri terluka, sementara fasilitas kantor mengalami kerusakan parah.

Protes Terhadap Dugaan Kecurangan KPU

Aksi tersebut dilakukan oleh massa pendukung pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati SBT berjargon INA AMA (Rohani Vanath – Madja Rumatiga), yang menuduh KPU melakukan kecurangan dalam proses pemilu. Massa, yang terdiri dari sekitar 200 orang, berkumpul di sekitar kantor KPU saat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara.

Kapolres SBT, AKBP Agus Joko Nugroho, menjelaskan bahwa aksi dimulai sekitar pukul 22.00 WIT. “Massa aksi memaksa masuk ke ruang rapat pleno dengan merusak pagar dan pintu samping kantor, serta melemparkan batu yang merusak kaca depan dan samping ruang pleno,” katanya.

Kronologi Pengrusakan

Sekitar pukul 21.00 WIT, massa mulai berkumpul dan melakukan orasi. Dalam waktu setengah jam, orasi berubah menjadi tindakan anarkis. Massa memaksa masuk, merusak fasilitas, dan melempari petugas yang berjaga. Seorang warga berinisial AS (47), yang diduga terlibat, berhasil diamankan.

Kapolres SBT menemui massa untuk memberikan imbauan agar membubarkan diri. Namun, sekitar pukul 23.10 WIT, massa kembali mendatangi kantor KPU setelah mendapat informasi rapat pleno dilanjutkan. Berkat pengamanan ketat, situasi dapat dikendalikan.

Dua Anggota Polri Terluka

Akibat pelemparan batu, Briptu Satrio Adi Wijayanto mengalami luka robek pada bibir bawah, sementara Bripda Bayu Firmansyah mengalami cedera ringan di tangan kanan. Kedua personel telah mendapat perawatan medis dari tim Dokpol Polres SBT.

Langkah Penanganan dan Pengamanan

Polres SBT kini telah mengidentifikasi massa yang terlibat dan mendata nama-nama mereka. Untuk menghindari kejadian serupa, akses menuju kantor KPU SBT ditutup di beberapa titik strategis, termasuk depan Gudang Logistik, Hotel Mutiara, Lapangan Futsal, dan Kantor Pajak Kabupaten SBT.

Kapolres SBT menegaskan komitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami akan menindak tegas pihak-pihak yang melakukan aksi anarkis,” ujarnya.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

PPKM Level 3 Saat Natura Batal Diterapkan
Peringatan HUT RI Ke-79: Pembelajaran Sejak Usia Dini Melalui Karnaval Layanan KB dan TK di Kecamatan Tanggunggunung
Pengurus IDI Banten dan IDI Tangerang Raya Periode 2022-2025 resmi di Lantik.
Sat Reskrim Polres Lebak Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di daerah hukum Polres Lebak
Menjaga Kehidupan Seksual yang Sehat Seiring Bertambahnya Usia
Sertijab Kec.Mauk,Menuju Mauk Lebih Maju dan Bermartabat
Polres Tulungagung Gencar Lakukan Pendekatan Sosial: Program Bantuan Air dan ‘Jumat Curhat’ Disambut Antusias Masyarakat
Lantik Kades Antar Waktu Bayat Ilir, Ini Pesan Pj Bupati Apriyadi

Contact Us