Home / Tak Berkategori

Jumat, 28 Februari 2025 - 11:58 WIB

Ingin Mengaburkan Identitas, Polisi Bogor Mendesak Untuk Segera Mengeluarkan Issue Red Notice Arresting

Bogor-Artion muncul dari pengamat, IAF (Forum Amerika Indonesia) dan netizen untuk polisi Bogor segera mengejar dan menangkap tersangka yang sekarang memiliki status DPO.

Kasmayuni, 46 tahun, sekarang memiliki status DPO setelah dicurigai. Namun, Yuni diduga ingin mengaburkan identitasnya di Amerika Serikat. Informasi ini diperoleh oleh jurnalis dari seseorang yang dekat dengan tersangka dengan inisial RS, yang saat ini juga di New York, AS.

Yuni dicurigai  penipuan, melanggar Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP yang saat ini berada di Amerika Serikat 81 11 Dongan Av Basement, Elmhurst Queens New York USA 11373.

Polisi Bogor, Polda Jawabarat telah menerbitkan DPO (People Wanted List). Sejak 2024. Hal ini dikonfirmasi oleh Public Relations Polisi Bogor melalui Petugas Investigasi Kriminal BKO, ketika bertemu dengan jurnalis di salah satu kamar Markas Besar Kepolisian Bogor, (25/02/2025).

“Kewajiban kami adalah menyajikan tersangka ke kantor jaksa karena kasusnya sudah P 21. Karena tersangka melarikan diri, kami mengeluarkan surat DPO,” jelas oleh petugas BKO polisi Bogor ketika bertemu dengan jurnalis di salah satu kamar di markas polisi.

Berita terbaru adalah bahwa Yuni saat ini berada di AS dan dekat dengan pria Spanyol. Bahkan, menurut sumber berita ini, Yuni ingin menikahi pria ini dari Spanyol. Meskipun dia masih menikah dengan suaminya di Indonesia, yang kemudian ditemukan sebagai penjamin dalam penangguhan kasus penipuan yang dituduh menuduhnya dan saat ini juga di New York, AS dan mencoba mengembalikan istrinya (Yuni) ke Indonesia untuk mengambil tanggung jawab atas tindakannya.

Muncul bahwa DPO Polisi Bogor telah melarikan diri ke Amerika dan menjadi topik yang sedang tren selama seminggu, dimulai dengan laporan dari salah satu korban mengenai dugaan penipuan dan penggelapan di Polisi Bogor.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, ternyata tersangka, yang sekarang menjadi DPO, dicurigai telah menipu dan menggelapkan banyak hal menggunakan metode pertemuan sosial terhadap lusinan orang, dan dari pernyataan beberapa korban, uang pertemuan sosial yang diambil oleh tersangka yang dicapai Miliaran Rupiah.( Manahan T.)

Share :

Baca Juga

Rekoleksi DPP, Ketua Wilayah, dan Ketua Lingkungan Gereja Katolik Kristus Raja Karawang: Membangun Kembali Semangat Pelayanan
Pastikan Keamanan Logistik Pemilu 2024, Kapolresta Cirebon Cek Gudang KPU
Siaran Pers Kodim 0807 Tulungagung Tulungagung, Oknum Anggota Koramil Pakel Terlibat Pembobolan Minimarket di Tulungagung
Tower Telkomsel On Air di Dua Desa Babat Supat, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pj Bupati Apriyadi Mahmud
83 Titik Sumber Air Bersih Jajaran Korem 071/Wijayakusuma Untuk Membantu Kesulitan Masyarakat
Prediksi Mali vs Guinea-Bissau: Mali Diunggulkan Kuat untuk Amankan Kemenangan Kandang
Pengawasan Vaksin Merah Putih Diawasi Lebih Ketat

Banten

Ratusan Petani Kelapa Sawit Gelar Aksi Demo, Tuntut PTPN IV Kertajaya Bayar Ganti Rugi

Contact Us