Home / Tangerang Raya

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:25 WIB

Yunita Mengadukan PT. Graha Surya Arta Pratama ke Polresta Tangerang Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Kabupaten Tangerang, Suararepubliknews – Seorang ibu rumah tangga bernama Yunita, yang juga seorang janda, mengadukan nasibnya ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh pihak pengembang perumahan PT. Graha Surya Arta Pratama, 9 Juni 2025.

Pengaduan ini bermula dari pembelian rumah subsidi yang dilakukan oleh Yunita pada tahun 2014 di Perumahan Surya Jaya Indah, yang beralamat di Cisoka, Kabupaten Tangerang. Rumah tersebut dibeli melalui skema pembiayaan dari PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Kantor Cabang Beka

Namun, pada tahun yang sama, Yunita mengalami kesulitan ekonomi sehingga pembayaran cicilan rumah sempat tertunda. Meski begitu, pada tahun 2017, Yunita kembali melunasi kewajiban pembayaran rumah tersebut, termasuk tunggakan yang ada, kepada pihak Bank BTN dan pihak pengembang, yaitu PT. Graha Surya Arta Pratama. Bukti pembayaran ini didukung dengan salinan koran transaksi yang dimili

Sayangnya, hingga kini Yunita belum menerima sertifikat kepemilikan rumah yang menjadi haknya. Ketika ia mengajukan permohonan sertifikat kepada pihak BTN, pihak bank menyatakan bahwa dokumen tersebut belum diserahkan oleh pihak pengembang. Padahal, sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, dalam kurun waktu delapan tahun sejak pelunasan, konsumen sudah seharusnya menerima haknya atas sertifikat kepemilikan.

Merasa dirugikan, Yunita akhirnya melaporkan kasus ini ke Polresta Tangerang. Laporan pengaduan ini telah tercatat dengan Surat Tanda Bukti Pengaduan Nomor: 454/VI/YAN 2.4.1/2025/SPKT.

Pengaduan ini juga merujuk pada Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya Pasal 62, yang menyebutkan bahwa pelaku usaha yang melanggar hak konsumen dapat dikenai sanksi pidana penjara hingga 5 (lima) tahun dan denda maksimal sebesar Rp 2 miliar.

Baca Juga  Ratusan Kuli Panggul Dikeluarkan Sepihak oleh Manajemen Pasar Tanah Tinggi, Buruh Siap Gelar Aksi Demo

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat luas, khususnya konsumen perumahan subsidi, agar senantiasa teliti dan menuntut hak-haknya sesuai dengan hukum yang berlaku. Yunita berharap melalui proses hukum ini, dirinya bisa mendapatkan keadilan dan haknya sebagai pemilik sah rumah yang telah dilunasi sejak delapan tahun lalu.

(Redaksi)

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Masyarakat Pulo Ampel Senang,Kades Muhlisi, Dilantik Kembali Diperpanjang Dua Tahun,

Tangerang Raya

DLHK Kabupaten Tangerang Terkesan Bungkam soal Dugaan Pengelolaan Limbah B3, Publik Pertanyakan

Tangerang Raya

Diduga Langgar Hak Pekerja, PT PCM Kabel Indonesia PHK Sepihak Dua Karyawan

Tangerang Raya

Dugaan Pembuangan Limbah B3 Pasar Kemis Terungkap, Siapa Oknum yang Menghalangi?

Tangerang Raya

Proyek Rumput Stadion Cibodas Diduga Keras Mark Up, Publik Desak Audit Anggaran Rp2,4 Miliar

Tangerang Raya

Anggaran Besar, Hasil Mengecewakan: Proyek RTH Kemiri Dalam Sorotan

Tangerang Raya

Jelang Akhir Tahun, Polresta Tangerang dan Forkopimda Gelar Istighosah dan Tablig Ustaz Adi Hidayat

Tangerang Raya

Penyuluhan Tentang UU ITE dan  Pergaulan Bebas di SMA N 14 Oleh Megister Hukum UNPAM

Contact Us