Home / Tak Berkategori

Senin, 26 September 2022 - 07:07 WIB

Larangan Ketua MK dan Komisaris BUMN Bergabung Timses Calon Tertentu Pemilu 2024

Jakarta, Suararepubliknews – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) hingga komisaris dan karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dilarang bergabung sebagai pelaksana dan tim kampanye kandidat tertentu di Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu tertuang dalam Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pasal 280 ayat (2) dan (3).

Dalam pasal tersebut, beberapa pejabat pemerintahan juga dilarang bergabung sebagai tim kampanye di Pemilu 2024 antara lain ketua, wakil dan hakim agung pada MA, seluruh hakim badan peradilan, anggota BPK, hingga gubernur dan deputi Bank Indonesia (BI).

Lalu, aparatur sipil negara, TNI dan Polri, kepala dan perangkat desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa juga tak diperkenankan bergabung sebagai tim kampanye di Pemilu.

“Setiap orang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilarang ikut serta sebagai pelaksana dan tim Kampanye Pemilu,” bunyi Pasal 280 ayat (3).

UU Pemilu mengatur sanksi pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp24 juta khusus bagi petinggi MK, MA, hakim, anggota BPK, petinggi BI serta komisaris, direksi dan karyawan BUMN dan BUMD bila terbukti bergabung sebagai tim kampanye kandidat Pemilu 2024.

“Yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta,” bunyi Pasal 522.

Selain itu, UU Pemilu juga mengatur tim kampanye kandidat dilarang menerima sumbangan dana kampanye dari pihak BUMN dan BUMD. Bila terbukti menerima dana demikian, maka tim sukses bakal kena sanksi dan wajib menyerahkan dana itu ke kas negara.

“Peserta Pemilu, pelaksana kampanye, dan tim kampanye yang menerima sumbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang menggunakan dana tersebut dan wajib melaporkannya kepada KPU dan menyerahkan sumbangan tersebut kepada kas negara paling lambat 14 hari setelah masa Kampanye Pemilu berakhir,” bunyi pasal 339 ayat (2).

Sebagai informasi, masa kampanye Pilpres 2024 akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Sementara hari pemungutan suara jatuh pada 14 Februari 2024.( srn )

tag: Politik, Headline, BUMN, MK, Pemilu,

Share :

Baca Juga

Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PT SYAQUA: Sekjen Lembaga FPK Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Maluku

Jelang Hari Bhayangkara ke-79, SPN Polda Maluku Kembali Berbagi Kasih
Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana Lakukan Komsos Secara Intensif Untuk Jaga Keakraban Dengan Warga Binaan
TNI Gagalkan Penyelundupan 17 PMI dan 24 Warga Bangladesh ke Malaysia

Jawa Barat

Kapolresta Cirebon Pimpin Olahraga Bersama, Perkuat Kebugaran dan Soliditas Personel
Segini Tarif Angkutan Lebaran 2024 di Terminal  Tipe A Lebak, Menjelang Lebaran.

Maluku

Seleksi SIP, Sespimma, dan SPPK 2026, Kapolda Maluku: Seleksi Harus Bersih, Tanpa Bayar Sana-Sini
Prakiraan Cuaca untuk Hari Selasa, 09 Juli 2024

Contact Us