Kota Tangerang, Suara republiknews.com – Polres Metro Tangerang Kota menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 yang memaparkan capaian kinerja, evaluasi situasi kamtibmas, penegakan hukum, serta peningkatan pelayanan publik sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Muko Gedung Presisi, Rabu (31/12/2025).
Rilis akhir tahun dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, dan dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Tangerang Kota, serta seluruh awak media di Kota Tangerang.

Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polres Metro Tangerang Kota terus menunjukkan peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Berbagai program pelayanan publik, operasi lalu lintas, hingga pengungkapan kasus menonjol menjadi bagian dari upaya mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.
Di sektor pelayanan publik, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota secara konsisten menghadirkan layanan SIM Keliling di sejumlah titik strategis. Program ini dinilai efektif mempermudah masyarakat dalam memperpanjang SIM tanpa harus datang langsung ke kantor kepolisian, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Polres Metro Tangerang Kota mendirikan 10 posko pengawasan truk tambang di jalur rawan lalu lintas. Langkah preventif ini dilakukan untuk meminimalisasi kemacetan dan potensi kecelakaan selama masa libur panjang.
Selain itu, melalui Operasi Lilin Jaya 2025, Polres Metro Tangerang Kota menyiapkan 4 pos pengamanan (Pospam) dan 3 pos pelayanan (Posyan) yang didukung ratusan personel gabungan. Kapolres juga turun langsung melakukan pengecekan kesiapan pos sebagai wujud komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Di bidang penegakan hukum, Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap dugaan praktik pengelolaan benih lobster ilegal. Pengungkapan ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memberantas kejahatan yang merugikan negara dan merusak lingkungan.
Sementara di sektor lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota mencanangkan program “Kawasan Bebas Macet” di sejumlah ruas jalan arteri sejak Juli 2025. Program tersebut diperkuat dengan pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2025 yang menitikberatkan pada penertiban pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor.
Selain pengamanan Nataru, Polres Metro Tangerang Kota juga aktif dalam Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Ribuan personel gabungan diterjunkan guna memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat.
Kasus narkoba menjadi perhatian utama Polres Metro Tangerang Kota. Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengungkapkan bahwa pada periode Juli hingga Desember 2025, pemberantasan narkoba difokuskan pada peredaran sabu dan obat-obatan terlarang, termasuk obat daftar G. “Peredaran narkoba dinilai berkontribusi besar terhadap munculnya tindak pidana lain seperti kekerasan dan gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya optimalisasi layanan darurat kepolisian 110. Ia menjelaskan bahwa layanan tersebut telah terkoneksi langsung hingga tingkat Mabes Polri, meskipun penanganan laporan tetap dilimpahkan ke wilayah hukum tempat kejadian perkara. Ia berharap rekan-rekan media dapat menyampaikan kepada masyarakat bahwa layanan 110 sudah terkoneksi secara nasional dan seharusnya tidak lagi mengalami gangguan teknis.
Dengan kombinasi pendekatan preventif, humanis, serta penegakan hukum yang tegas, Polres Metro Tangerang Kota menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang menonjol dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Usai rilis akhir tahun, Polres Metro Tangerang Kota langsung melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan perayaan Tahun Baru yang melibatkan aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur Polmas.
Rosita










