Home / Banten

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:36 WIB

Minimalisir Banjir di BCP 2, DPUPR Kabupaten Serang Normalisasi Saluran Air Sepanjang 1 KM*

Kabupaten Serang, SRN Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kabupaten Serang melakukan upaya untuk meminimalisir banjir yang kerap merendam Perumahan Bumi Ciruas Permai atau BCP 2 di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas ketika intensitas hujan tinggi. Upaya yang dilakukan dengan menormalisasi saluran pembuangan air sepanjang 1 kilo meter atau KM dengan kedalaman 2 sampai 3 meter.

“Sejak Senin 26 Januari kita menormalisasi saluran-saluran pembuangan, itu targetnya sampai ke Sungai Ciwaka Timur, untuk meminimalisir banjir yang terjadi di Perumahan BCP 2. Ini bagian dari penanganan darurat banjir Pemerintah Kabupaten Serang,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) pada DPUPR Kabupaten Serang, Nurlailah pada Jum’at, 30 Januari 2026.

Dikatakan Nurlailah, dilakukannya normalisasi sepanjang 1 kilo meter dengan kedalam 2 sampai 3 meter pihaknya terlebih dahulu mengecek elevasinya disesuaikan sampai alirannya benar-benar mengalir sampai ke Sungai Ciwaka Timur.

“Kita ini penanganannya dari hilir sampai ke hulu. Sebelumnya kita sudah pernah penanganan di arah hilir itu Sungai Cibening ke arah Ciwaka Barat. Nah setelah jembatan ini bagian hulu itu nanti di larikan ke Sungai Ciwaka Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut Nurlailah menjelaskan, bahwa pada saat bencana banjir di BCP 2 pada Desember 2025 lalu pihaknya sudah melakukan penanganan di Sungai Ciranjeng ke arah Sungai Cibening yang mengalir ke Sungai Ciwaka Barat.

“Untuk sekarang (penangangan normalisasi) kita ke arah kanannya yang mengalir ke muaranya ke Sungai Ciwaka Timur, jadi ada 2 Sungai Ciwaka Barat dan Ciwaka timur,” terangnya.

Lebih lanjut Nurlailah menerangkan penyebab banjir yang kerap merendam Perumahan Bumi Ciruas Permai atau BCP 2 di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas lantaran termasuk wilayah evelasinya rendah. Sehingga, setiap intensitas hujan tinggi kerap terendam banjir.

Baca Juga  Ratusan Ojol dan OKP Lebak Gelar Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan

“Di daerah sini elevasinya rendah, jadi memang tempat parkir air sebetulnya. Tapi, karena memang sudah berdiri perumahan tetap harus ada tata kelola air yang sangat-sangat komprehensif disini supaya tidak terjadi banjir. Nah upaya ini salah satunya coba normalisasi saluran pembuangannya supaya air bisa lari ke sungai utamanya, sungai ciwaka,” paparnya.

Adapun untuk penanganan jangka panjangnya, Nurlailah memaparkan perlu dilakukan terus menerus pompanisasinya. Oleh karenanya, kedepan perlu adanya kajian lebih dalam untuk penanganan banjir di BCP 2.

“Kalau saat ini baru penanganan daruratnya terlebih dulu, dan kita akan tindaklanjuti melakukan kajian untuk penanganan di daerah BCP 2 ini,” urainya.(*Inan

Share :

Baca Juga

Banten

Galian Pasir C di Desa Ciginggang, Kabupaten Lebak, Memunculkan Pertanyaan tentang Keabsahan dan Dampak Lingkungan

Banten

Pawai Budaya dan MTQ ke-41: Meriahkan Hari Jadi ke-197 Kabupaten Lebak

Banten

Semangat Gotong Royong Bangun Mushola Alhijrah di Kampung Cisonggom: Wujud Nyata Kebersamaan dan Solidaritas

Banten

Apa Alasan Utama Paguyuban Gelar Demo PT KNSS Menolak Keras Keputusan PHK Sepihak Itu?

Banten

Kapolres Lebak Berikan Motivasi dan Sosialisasi kepada Pelajar SMAN 1 Kalanganyar

Banten

PT Tri Excella Harmony Tidak Bertanggung Jawab Kepada Pekerja yang Mengalami Cacat Permanen.

Banten

Tinjau Pospam Nataru, Bupati Ratu Zakiyah Pastikan Beri Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan.

Banten

Gotong Royong Warga Kampung Cimanggu: Perbaikan Jalan Rusak Tanpa Tunggu Pemerintah

Contact Us