Home / Hukum

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:22 WIB

Hakim Terjaring OTT di Depok: Runtuhnya Benteng Terakhir Keadilan

DEPOK, SRN  – Integritas peradilan kembali berada di titik nadir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang hakim di wilayah hukum Depok, Kamis (5/2/2026). Penangkapan ini mengonfirmasi bahwa praktik langsung di balik meja hijau masih menjadi kanker yang gagal diamputasi.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcayanto, memastikan operasi tersebut dilakukan sore tadi. “Yang pasti ada penangkapan hakim di Depok,” tegas Fitroh. Meski identitas detail belum diungkap demi kepentingan penyidikan 1×24 jam, langkah ini menjadi sinyal merah bagi Mahkamah Agung (MA).

– Yurisdiksi Rawan: Depok, dengan beban perkara yang kompleks, kembali terbukti menjadi lahan basah bagi praktik transaksional.

– Tamparan bagi Reformasi: Di saat publik menuntut transparansi, penangkapan seorang hakim adalah bukti bahwa pengawasan internal lembaga peradilan hanya macan kertas.

– Ketidakpastian Hukum: Kasus ini berpotensi merusak legitimasi putusan-putusan yang pernah atau sedang ditangani oleh oknum tersebut, merugikan pencari keadilan yang jujur.

Lugas tanpa kompromi. OTT ini bukan sekadar keberhasilan teknis KPK, melainkan pengingat pahit bahwa palu hakim kini memiliki harga yang bisa ditawar. Publik tidak butuh permintaan maaf atau janji evaluasi dari instansi terkait; publik butuh pembersihan total di tubuh yudikatif yang kian keropos oleh syahwat materi.

KPK kini memiliki waktu kurang dari 24 jam untuk menentukan status hukum oknum hakim tersebut. Jika terbukti, ancaman hukuman maksimal harus menjadi harga mati demi memberi efek jera bagi para “wakil tuhan” yang berkhianat pada sumpah jabatannya. (Red)

Share :

Baca Juga

Headline

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan, Gibran Tetap Jabat Wakil Presiden

Hukum

Eks Sekjen Kementerian ESDM Teguh Pamudji Ditangkap Kejaksaan Agung Terkait Dugaan Korupsi Nikel

Hukum

Dugaan Korupsi Tata Kelola Migas Bekasi: Kejagung Geledah Sejumlah Kantor Dinas hingga Perusahaan Swasta

Hukum

Kasus Ekspor Crude Palm Oil Wilmar Cs. Oknum Panitera dan Ketua PN Jakarta Selatan Ikut Terseret

Hukum

Kasus Suap SHGB Rp106,3 Miliar: KPK Tentukan Status Hukum 8 Tersangka, Kakantah Tangerang Masih Saksi

Hukum

Dugaan Setoran Berkala ke Kanwil BPN Jatim: KPK Sita Ratusan Juta Rupiah, Valas, dan Logam Mulia

Headline

Nusron Wahid Buka Suara Terkait Dugaan Korupsi di ATR/BPN

Hukum

Kejaksaan Agung Titip Tahanan Tersangka TPPU Berinisial FA di Rutan Merah Putih

Contact Us