Home / Tak Berkategori

Selasa, 22 November 2022 - 21:13 WIB

Ratusan Masyarakat  Dan ALIANSI PEMERHATI PILKADES Aksi di Gedung DPRD dan Walikota Gunungsitoli Pilkades, Tak Kunjung Dilaksanakan.

Aksi damai ALIANSI PEMERHATI PILKADES”  di kantor DPRD dan walikota Gunungsitoli,Selasa 22/11/2022.

Gunungsitoli, suararepubliknews.com -Ratusan massa yang menamakan dirinya ALIANSI PEMERHATI PILKADES” melakukan aksi damai di kantor DPRD dan walikota Gunungsitoli,Selasa 22/11/2022.

Aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Pemerhati Pilkades yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat,baik organisasi kepemudaan dan aktivis dipimpin oleh Sokhiatulo Harefa sebagai PIAS (Pimpinan Aksi) menyampaikan beberapa hal penting sebagai tuntutan,diantaranya “TOLAK PENUNDAAN PILKADES DAN TOLAK PJ KADES di kota Gunungsitoli”.

Unjuk rasa kali ini berlangsung aman,tertib,berwibawa dan elegant mengajak serta masyarakat kota Gunungsitoli untuk  menolak penundaan pilkades.

Dalam orasinya yang disampaikan depan kantor DPRD dan kantor Walikota Gunungsitoli, Sokhiatulo Harefa mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap pimpinan DPRD dan Walikota Gunungsitoli.

DPRD dianggap terlalu didikte oleh Pemkot Gunungsitoli.

DPRD sebagai penyambung lidah masyarakat kota Gunungsitoli seharusnya sudah mengetahui perihal penundaan Pilkades ini yang tahapannya seharusnya sudah dimulai 6 bulan lalu,tetapi DPRD dianggap bersikap seolah tidak mengetahuinya dan terkesan bungkam.

Sokhiatulo Harefa juga membandingkan pemerintah tetangga kota Gunungsitoli lebih profesional,cerdas dan lebih mampu menganggarkan dana pelaksanaan pilkades .

Daerah tetangga kenapa bisa menyelenggarakan Pilkades misalnya Kabupaten Nias yang Pilkades nya akan segera dilaksanakan pada tanggal 25/11/22 . Sementara  wilyahnya lebih luas , kenapa  Pemkot Gunungsitoli yang birokrasinya sering mendapatkan penghargaan WTP justru  tidak mampu menganggarkan dan malah melempar bola seakan DPRD dan Polres Nias yang menolak terlaksananya Pilkades di wilayah Kota Gunungsitoli.

Ada apa dengan semua ini?

“Saya sinyalir penundaan Pilkades ini sarat dengan muatan politik. Permainan yang sedang dimainkan oleh segelintir oknum untuk memenuhi hasrat libido politiknya menuju kursi panas di 2024,” tegasnya.

“Pemkot Gusit telah mengkebiri  bahkan melecehkan hak politik demokrasi masyarakat kota Gunungsitoli,”tambahnya

Aksi damai diakhiri dengan penyerahan kotak sumbangan kepada pemkot Gunungsitoli sebagai bantuan untuk membantu Pemkot Gunungsitoli yang menunda Pilkades dengan alasan kekurangan dana.  Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Yanto beserta anggota DPRD yang menerima massa menyatakan menerima tuntutan massa dan sepakat untuk menolak Penundaan Pilkades yang disertai dengan penandatanganan surat pernyataan dan kesepakatan Penolakan terhadap Penundaan Pilkades.( ed )

Share :

Baca Juga

Kejari Jayapura Tangkap Pejabat Korupsi 1,9 Miliar: Dermaga Rakyat Tak Terealisasi

Tangerang Raya

Misteri Rp164,9 Miliar: Jejak Janggal Pembayaran Lahan Puspemkab Tangerang
Polresta Cirebon Gelar Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis di Desa Cipanas
Trump Selamat dari Upaya Pembunuhan: “Saya Berada di Sini Atas Anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa”

Maluku

Sapa Masyarakat di Baileo Emarina Kelurahan Siwalima Dobo Kapolda Ajak Perkuat Kamtibmas dan Komunikasi Sosial
Mafia BBM Subsidi Jenis Solar Di Wilayah Tangerang Se Akan Kebal Hukum
Bahaya Terlalu Lama di Depan Layar: Dampak Kesehatan dan Cara Pencegahannya
Warga Tolak Pendirian Tower, di Halaman POSYANDU, Khawatir Terkena Dampak

Contact Us