Home / Tak Berkategori

Kamis, 29 Agustus 2024 - 17:36 WIB

Aksi Tolak Revisi RUU Pilkada Berakhir Ricuh: Puluhan Aparat Luka dan Gedung DPRD Jabar Rusak

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengungkapkan bahwa lebih dari 20 personel kepolisian mengalami luka-luka

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengungkapkan bahwa lebih dari 20 personel kepolisian mengalami luka-luka

Bandung, Suararepubliknews.com – Aksi penolakan terhadap revisi RUU Pilkada yang tidak memuat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Kamis (22/8/2024) dan Jumat (23/8/2024) berujung ricuh. Puluhan aparat keamanan terluka akibat bentrokan dengan demonstran yang berlangsung selama dua hari tersebut.

Puluhan Aparat Terluka Akibat Lemparan Batu dan Molotov

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengungkapkan bahwa lebih dari 20 personel kepolisian mengalami luka-luka. “Lebih dari 20 orang petugas kepolisian mengalami luka-luka akibat lemparan batu dan molotov dari demonstran di jalan raya depan Kantor DPRD Jabar ke arah petugas kepolisian yang berada di dalam Gedung DPRD Jabar,” ujar Jules.

Luka-luka yang dialami aparat keamanan tersebut diduga akibat tindakan anarkis dari demonstran yang menggunakan batu dan bom molotov sebagai senjata untuk menyerang petugas yang berjaga.

Kerusakan pada Gedung DPRD Jabar

Selain mencederai aparat, kerusuhan ini juga menyebabkan kerusakan fisik pada Gedung DPRD Jabar. Beberapa kaca di gedung tersebut pecah, dan gerbang pagar gedung roboh akibat aksi kekerasan yang terjadi.

Jules menambahkan bahwa selama pengamanan berlangsung, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya tetap menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Anggota bertahan di area dalam Gedung DPRD Jabar hingga demo berakhir pada malam hari,” katanya.

Aksi yang semula direncanakan sebagai protes damai ini berubah menjadi kekacauan, memaksa pihak keamanan untuk mengambil langkah-langkah tegas demi menjaga ketertiban dan keselamatan publik. Kejadian ini menambah daftar panjang bentrokan antara demonstran dan aparat dalam beberapa waktu terakhir, menunjukkan eskalasi ketegangan yang terus meningkat terkait isu-isu politik di tanah air. (Hms/Stg)

Share :

Baca Juga

Kadiisdakoperin Minta Pengusaha Minimarket Berdayakan UMKM Cimahi

Maluku

Polda Maluku Silaturahmi Kamtibmas di Desa Wokam dan Karangguli Kepulauan Aru

Maluku

Polda Maluku Ikut Anev Program Beyond Trust Presisi Polri

Maluku

Wakapolda Maluku Pimpin Mediasi Damai Konflik Sosial Warga Negeri Hitu dan Desa Hunuth
Rumania Gempur Ukraina 3-0 di Laga Pembuka Grup E, Euro 2024
Sebagai Sarana Serap Informasi Kapolsek Cijaku Polres Lebak laksanakan Giat “Jum’at Curhat” Bersama Masyarakat.

Maluku

Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku
Undang undang KIP, Diabaikan, Proyek, Pengerjaan Saluran Air Diduga Asal Jadi

Contact Us