Home / Metropolitan

Rabu, 24 November 2021 - 07:23 WIB

Aku Dituntun Sang Tunanetra

Jakarta, November, Koran Jokowi.com, Tunanetra  adalah istilah umum  yang digunakan untuk kondisi seseorang  yang mengalami gangguan atau hambatan  dalam indra penglihatannya. ( Wikipedia Bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas). Berdasarkan tingkat  gangguannya tunanetra dibagi dua yaitu buta total ( total blind) dan  masih mempunyai sisa penglihatan ( low vision). Judul diatas  kontra produktif.

 

Biasanya orang yang melek yang menuntun tunanetra.ini bisa terbalik ? namun demikian sebuah kenyataan dalam pengalaman  Aldentua Siringoringo Yang dituangkan dalam Kompasiana 28 Mei 2020. Begini kisahnya. Ketika itu kata Alden  waktu di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) waktu itu  melakukan program kunjungan kasih  dalam rangka bakti Paskah.

 

Kami memilih satu panti  tunanetra kata dia  yang merupakan pusat pelatihan  bagi para tunanetra, agar mereka bisa hidup mandiri. Panti tunanetra ini lanjutnya,  tanpa tergantung kepada orang lain.Panti tunanetra ini mempunyai beberapa sarana Latihan seperti membuat sabun,sapu dan keset, memelihara ayam, itik dan ikan dikolam. Berbagai ketrampilan ini  dilatih sampai mereka mampu mandiri.Sebagaimana kebiasaan  kunjungan dilakukan dulu acara formal, baru kemudian dilanjutkan  acara ramah tamah dan pemberian bingkisan, selesai, kami mengadakan kunjungan  ke tempat pelatihan mereka yang berada dikompleks  panti tersebut. Panti mereka cukup luas dan berada dipinggir jalan raya.Setiap  anak mendampingi  satu orang mahasiswa. Karena jumlah kami kata dia tidak terlalu banyak, jadi mereka bisa mendampingi kami satu persatu.

 

Saya ditemani satu orang ujar Alden dan kami berjalan bersama  sesuai petunjuk pimpinan panti. Sang tunanetra ini membawa saya ujar Alden  ke tempat pelatihan beternak ayam.Kami keluar dari ruangan  pertemuan menuju taman belakang , tempat sarana pelatihan ternak ayam. Menjelang sebuah jembatan kecil kenangnya, yang dibawahnya ada kolam pemeliharaan ikan , Sang tunanetra tiba-tiba pegang tangan saya erat sekali. Sebentar bang , hati-hati jalannya , didepan ada jembatan kecil, jangan sampai abang terjatuh ke kolam pemeliharaan ikan.  Saya akan menuntun abang  melewati jalannya  kata si tunanetra. Saya bingung  pikir Alden, apa maksudnya? Dikira saya tidak bisa melihat Namun saya ikuti saja. Benar ia menuntun saya melewati  jembatan kecil itu. Sangat presisi . Ia melangkah didepan  sambil memegang tangan saya . Sempat saya ragu, lalu memandang wajahnya . Benar dia tunanetra. Kenapa begitu persis ia menuntun saya melewai  jalan kecil itu. Di mobil dalam perjalanan  pulang saya mencatat  di buku harian saya dalam hati Alden,  “Oh Tuhan hari ini saya mendapat pengalaman  dan pelajaran berharga. Saya orang yang melek , ternyata bisa dituntun seorang  tunanetra. Terbalik segala logika berpikir saya hari ini . Seharusnya saya yang  menuntun dia Tetapi hari ini Ia  yang menuntun saya. Ajar saya Tuhan  untuk menghargai  orang yang berkekurangan  secara fisik yang ternyata unggul  dalam hal lainnya. Matanya tidak bisa melihat, tetapi mata hatinya bisa melihat  dan menuntun saya  melewati jembatan kecil itu dengan presisi yang akurat “ Demikain  catatan harian saya kenang Alden.

Baca Juga  DIALOG ECO ENZYME DAN PMI BERSINERGI , TANGGAP DARURAT BENCANA UNTUK INDONESISA

 

Semenjak hari itu, rasa hormat saya terhadap  tunanetra bertambah sampai sekarang.  Itulah kehidupan. kita  ingin dituntun tetapi keadaan memao. ksa kita harus menuntun. Ternyata hidup ini selalu dipenuhi kelebihan dan kekurangan. Ketika sang tunanetra  kekurangan dalam penglihatan, ternyata ia bisa menghapalkan tempat dengan perasaan, ingatan  dan pikirannya, mata yang tetutup bisa   melihat . Pada hal kita yang mempunyai  mata terbuka dan bisa melihat terkadang tidak kita gunakan  untuk melihat yang baik sebagaimana mestinya  Bahkan kadang- kadang kata dia kita pura-pura   tidak melihat  apa yang tidak kita sukai dari orang lain. Marilah kita pergunakan untuk  bisa  senantiasa  peduli dan menolong  orang lain, sarannya. ( Ring-o)

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Memperingati Hari Kartini & Hari Bumi

Metropolitan

Acara Puncak HUT Kedua Killcovid di Hotel Vitra Kramat Raya

Metropolitan

LP2KP Minta Mentri ATR/BPN Berantas Mafia Tanah di BPN Jakarta Barat

Metropolitan

Berikan Support, Anggota DPRD DKI Jakarta Kunjungi Rumah RT di Pluit

Metropolitan

Sejuta Doa Untuk Perdamaian Dunia Di Gelar Di Patung Kuda Monas

Metropolitan

PROGRAM PTSL MEMASTIKAN PENYELESAIAN SERTIFIKASI TANAH.

Metropolitan

Masyarakat Nikmati Wahana Permainan Anak di Kota Intan

Metropolitan

GUBERNUR ANIS BASWEDAN MENDORONG MASYARAKAT BERKOLABORASI UNTUK MENGOLAH SAMPAH MEWUJUDKAN JAKARTA LEBIH BERSIH DAN SEHAT.

Contact Us