Home / Tak Berkategori

Minggu, 7 Mei 2023 - 14:14 WIB

Anggota Polisi Polsek Pakkat Polres Humbang Hasundutan Ubah Lahan Tidur jadi Kebun Sayur

Anggota Polisi Polsek Pakkat Aiptu Affandi ubah lahan tidur jadi kebun sayur.

Pakkat (Humbahas), Suararepubliknews.com
-Seorang anggota polisi bertugas sebagai bhabinkamtibmas Polsek Pakkat Polres Humbang Hasundutan Aiptu Affandi berhasil menyulap lahan tidur di perkarangan Polsek Pakkat menjadi lahan produktif dengan konsep sistem organik.

Dengan berbekal ilmu pengetahun bertani ia dapatkan melalui media sosial, Affandi menanam berbagai jenis tanaman sayuran, seperti kacang panjang, mentimun, dan cabai di lahan seluas 60 meter persegi yang terletak di pekarangan Polsek Pakkat Desa Pakkat Hauagong, Kecamatan Pakkat, Humbang Hasundutan.

Bhabinkamtibmas Polsek Pakkat tersebut menceritakan bahwa awal mula ia bercocok tanam karena termotivasi pada saat bertugas sambang desa bersama dengan petani di desa sekitaran Kecamatan Pakkat.

“Waktu itu saya melaksanakan tugas sambang desa dan saya menghampiri petani yang sedang bercocok tanam seperti sayuran, tetapi petani tersebut menggunakan sistem konvensional, yaitu menggunakan pupuk pabrikan, Dari situ lah saya mulai tertarik dan mencoba mempraktekkannya langsung dengan sistem pertanian organik,” ujar Affandi.

Selain itu Affandi juga mengaku, banyak belajar ilmu pertanian menggunakan sistem organik dari media sosial.

“Bertani dengan menerapkan sistem organik merupakan cara yang mudah dan murah tanpa harus mengeluarkan modal yang besar, untuk menghasilkan hasil tanaman yang subur dan sehat untuk dikonsumsi,” katanya.

Affandi berharap, aktivitas bertani ini dapat mendukung program pemerintah yaitu ketahanan pangan terutama bagi personil Polsek dan keluarganya. Affandi juga ingin kegiatannya ini menjadi contoh bagi masyarakat khususnya bagi para petani yang selama ini menggunakan sistem konvensional. dapat belajar bertani dengan cara mudah dan murah lewat pertanian system organik.

“Saya ingin mengedukasikan sistem bercocok tanam organik ini kepada para petani khususnya di kecamatan Pakkat yang selama ini menggunakan sistem konvensional agar kembali beralih menerapkan sistem organik. Dengan demikian petani dapat menekan biaya pengeluaran sebesar 50-70 persen, sehingga para petani di kecamatan Pakkat bisa menghasilkan keuntungan yang besar” ungkapnya.

Affandi juga ingin melepaskan ketergantungan para petani konvensional dari penggunaan pupuk pabrikan yang harganya saat ini tergolong sangat tinggi di pasaran,

di samping itu Kapolres Humbang Hasundutan AKBP HARY ARDIANTO S.H., S.IK., M.H, melalui Kapolsek Pakkat AKP DARWIN juga mengatakan bahwa kegiatan bercocok tanam yang di lakukan oleh personil bhabinkamtibmas Aiptu Affandi di pekarangan Polsek Pakkat ini sekaligus memberitahukan kepada masyarakat bahwa Polsek Pakkat tidak hanya tempat untuk masyarakat membuat pengaduan saja, tetapi juga dapat untuk tempat sharing/tukar pikiran khususnya masalah pertanian.

Anggota Polisi Polsek Pakkat Polres Humbang Hasundutan Ubah Lahan Tidur jadi Kebun Sayur Pakkat (Humbahas) -Seorang anggota polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Pakkat Polres Humbang Hasundutan Aiptu Affandi berhasil menyulap lahan tidur di perkarangan Polsek Pakkat menjadi lahan produktif dengan konsep sistem organik.

Dengan berbekal ilmu pengetahun bertani yang ia dapatkan melalui media sosial, Affandi menanam berbagai jenis tanaman sayuran, seperti kacang panjang, mentimun, dan cabai di lahan seluas 60 meter persegi yang terletak di pekarangan Polsek Pakkat desa Pakkat Hauagong, Kecamatan Pakkat, Humbang Hasundutan. Bhabinkamtibmas Polsek Pakkat tersebut menceritakan bahwa awal mula ia bercocok tanam karena termotivasi pada saat bertugas sambang desa bersama dengan petani di desa sekitaran kecamatan Pakkat. “Waktu itu saya melaksanakan tugas sambang desa dan saya menghampiri petani yang sedang bercocok tanam seperti sayuran, tetapi petani tersebut menggunakan sistem konvensional, yaitu menggunakan pupuk pabrikan, Dari situ lah saya mulai tertarik dan mencoba mempraktekkannya langsung dengan sistem pertanian organik,” ujar Affandi. Selain itu Affandi juga mengaku, banyak belajar ilmu pertanian menggunakan sistem organik dari media sosial. “Bertani dengan menerapkan sistem organik merupakan cara yang mudah dan murah tanpa harus mengeluarkan modal yang besar, untuk menghasilkan hasil tanaman yang subur dan sehat untuk dikonsumsi,” katanya.

Affandi berharap, aktivitas bertani ini dapat mendukung program pemerintah yaitu ketahanan pangan terutama bagi personil Polsek dan keluarganya.

Affandi juga ingin kegiatannya ini menjadi contoh bagi masyarakat khususnya bagi para petani yang selama ini menggunakan sistem konvensional. dapat belajar bertani dengan cara mudah dan murah lewat pertanian system organik. “Saya ingin mengedukasikan sistem bercocok tanam organik ini kepada para petani khususnya di kecamatan Pakkat yang selama ini menggunakan sistem konvensional agar kembali beralih menerapkan sistem organik. Dengan demikian petani dapat menekan biaya pengeluaran sebesar 50-70 persen, sehingga para petani di kecamatan Pakkat bisa menghasilkan keuntungan yang besar” ungkapnya Affandi juga ingin melepaskan ketergantungan para petani konvensional dari penggunaan pupuk pabrikan yang harganya saat ini tergolong sangat tinggi di pasaran, Di samping itu Kapolres Humbang Hasundutan AKBP HARY ARDIANTO S.H., S.IK., M.H, melalui Kapolsek Pakkat AKP DARWIN juga mengatakan bahwa kegiatan bercocok tanam yang di lakukan oleh personil bhabinkamtibmas Aiptu Affandi di pekarangan Polsek Pakkat ini sekaligus memberitahukan kepada masyarakat bahwa Polsek Pakkat tidak hanya tempat untuk masyarakat membuat pengaduan saja, tetapi juga dapat untuk tempat sharing/tukar pikiran khususnya masalah pertanian. “Kantor Polisi khususnya Polsek Pakkat bukan merupakan tempat yg menyeramkan dan menakutkan, dan bukan hanya tempat untuk membuat pengaduan/laporan masyarakat saja, namun kita juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polsek Pakkat juga dapat menjadi tempat ngobrol, ngopi bareng, dan tukar pikiran masalah pertanian dari bibit sampai pemasarannya.”tutupnya. (DemakS).

Share :

Baca Juga

Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur Bengkulu Resmi Ditetapkan: Pertarungan Dua Tokoh Utama Dalam Pilkada Serentak 2024
Pickup Silver Dengan Plat Nomor F 8537 HV Diduga Bawa Gas Subsidi 3 Kg Untuk Oplosan
Pj Bupati Muba Sampaikan Rancangan KUPA PPAS Perubahan APBD 2023

Maluku

Waka Polres Buru Kompol H. Akmil Djapa Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional
Pj Wali Kota Cimahi Lantik Budi Raharja sebagai Penjabat Sekda: Fokus pada Peningkatan Kinerja dan Agenda Pembangunan 2024

ADVERTORIAL IKLAN MEDIA ONLINE TANGERANG NEWS

DP3 A Kabupaten Tangerang

Jakarta

Kak Seto : Pembinaan dan Pendidikan di LPKA Sudah Mendekati Angka 10
Silaturahmi Kapuspen TNI Dengan Rektor Unhan Bahas Kemampuan Public Speaking Prajurit TNI

Contact Us