Hujan Deras dan Angin Kencang Luluhlantakkan TPI, Rumah, dan Perahu di Lebak
Lebak, suararepubliknews.com – Angin puting beliung yang disertai hujan deras memporak-porandakan bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Insiden yang terjadi pada Rabu (4/12/2024) sekitar pukul 13.30 WIB itu mengakibatkan kerusakan parah pada atap dan plafon gedung. Beruntung, meski kerusakan sangat signifikan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Atap Berterbangan, Perahu dan Rumah Rusak
Asani, seorang pedagang ikan yang berada di lokasi saat kejadian, mengisahkan momen mengerikan ketika angin kencang mulai menghantam.
“Hujan deras dan angin puting beliung datang tiba-tiba. Atap TPI terangkat, plafon runtuh, dan suara gemuruh membuat kami panik. Untungnya tidak ada yang terluka karena sebagian besar nelayan dan pedagang sudah mulai membereskan dagangan mereka,” ujar Asani dengan nada bergetar.
Namun, kerusakan tidak berhenti di bangunan TPI. Angin puting beliung juga menghantam sejumlah rumah, warung, dan perahu yang berada di sekitar pantai Karang Malang serta di seberang Binuangeun, Pandeglang. Salah satu perahu besar bernama Jembar mengalami kerusakan parah akibat terjangan badai.
Warga Hidup dalam Ketakutan
Asani mengungkapkan bahwa warga kini hidup dalam kecemasan karena ancaman cuaca ekstrem yang bisa datang sewaktu-waktu.

“Kami hanya ingin mencari nafkah untuk keluarga, tapi setiap musim penghujan seperti ini, angin puting beliung menjadi ancaman besar. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ucapnya penuh harap.
Kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung kali ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat pesisir untuk selalu waspada di tengah perubahan cuaca yang ekstrem. Meski kerugian material sudah di depan mata, trauma psikologis yang dirasakan warga tidak kalah besar.
Seruan untuk Siaga Cuaca Ekstrem
Musibah ini menegaskan pentingnya kewaspadaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Aparat setempat diharapkan segera memberikan bantuan bagi korban yang terdampak, termasuk memberikan edukasi untuk menghadapi bencana serupa di masa mendatang.
Kondisi cuaca yang tak menentu kini menjadi ujian berat bagi masyarakat pesisir. Di tengah keterbatasan, mereka harus tetap bertahan, merawat harapan meski diterpa ketidakpastian.
Pewarta: Iwan H
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024











