Home / Tak Berkategori

Kamis, 5 Desember 2024 - 14:01 WIB

Bangunan TPI Binuangeun Porak-Poranda Diterjang Puting Beliung, Warga Cemas dan Terancam Kehilangan Nafkah

Angin puting beliung yang disertai hujan deras memporak-porandakan bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

Angin puting beliung yang disertai hujan deras memporak-porandakan bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

Hujan Deras dan Angin Kencang Luluhlantakkan TPI, Rumah, dan Perahu di Lebak

Lebak, suararepubliknews.com – Angin puting beliung yang disertai hujan deras memporak-porandakan bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Insiden yang terjadi pada Rabu (4/12/2024) sekitar pukul 13.30 WIB itu mengakibatkan kerusakan parah pada atap dan plafon gedung. Beruntung, meski kerusakan sangat signifikan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Atap Berterbangan, Perahu dan Rumah Rusak

Asani, seorang pedagang ikan yang berada di lokasi saat kejadian, mengisahkan momen mengerikan ketika angin kencang mulai menghantam.

“Hujan deras dan angin puting beliung datang tiba-tiba. Atap TPI terangkat, plafon runtuh, dan suara gemuruh membuat kami panik. Untungnya tidak ada yang terluka karena sebagian besar nelayan dan pedagang sudah mulai membereskan dagangan mereka,” ujar Asani dengan nada bergetar.

Namun, kerusakan tidak berhenti di bangunan TPI. Angin puting beliung juga menghantam sejumlah rumah, warung, dan perahu yang berada di sekitar pantai Karang Malang serta di seberang Binuangeun, Pandeglang. Salah satu perahu besar bernama Jembar mengalami kerusakan parah akibat terjangan badai.

Warga Hidup dalam Ketakutan

Asani mengungkapkan bahwa warga kini hidup dalam kecemasan karena ancaman cuaca ekstrem yang bisa datang sewaktu-waktu.

“Kami hanya ingin mencari nafkah untuk keluarga, tapi setiap musim penghujan seperti ini, angin puting beliung menjadi ancaman besar. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ucapnya penuh harap.

Kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung kali ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat pesisir untuk selalu waspada di tengah perubahan cuaca yang ekstrem. Meski kerugian material sudah di depan mata, trauma psikologis yang dirasakan warga tidak kalah besar.

Seruan untuk Siaga Cuaca Ekstrem

Musibah ini menegaskan pentingnya kewaspadaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Aparat setempat diharapkan segera memberikan bantuan bagi korban yang terdampak, termasuk memberikan edukasi untuk menghadapi bencana serupa di masa mendatang.

Kondisi cuaca yang tak menentu kini menjadi ujian berat bagi masyarakat pesisir. Di tengah keterbatasan, mereka harus tetap bertahan, merawat harapan meski diterpa ketidakpastian.

Pewarta: Iwan H
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Pengembangan Program Food Estate: Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertahanan dan Menteri Pertanian di Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Launching Dan Peresmian Izin Usaha Pertambangan Tahap Operasi Produksi CV.Sipalakki Saroha Raja Pargodung Purba
Danrem 071/Wijayakusuma, Menjadi Irup Upacara 17 an, Sampaikan Perintah Kasad
Buka Seminar Kebangsaan, PJ Bupati Muba : Upaya Pendekatan Dinilai Efektif Cegah Radikalisme

Jakarta

Buka Rakernis Densus 88, Kapolri Kunjungi Stan Usaha Eks Narapidana Teroris
“Romeo Ingkar Janji”, Film Romantis yang Menggugah Emosi
Bintang Film Dewasa Whitney Wright Kunjungi Suriah dalam Lawatan MENA Terbaru
Kapolda Inginkan Bidhumas Dapat Mengangkat Kearifan Lokal Maluku

Contact Us