Komitmen Bersama Pers: Sosialisasi dan Edukasi Menuju Pilkada Aman dan Damai
Humbahas, suararepubliknews.com – Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengadakan rapat sosialisasi yang melibatkan puluhan insan pers dan media lokal pada Senin (11/11/2024). Rapat yang dilaksanakan di Martin Anugrah Hotel ini bertujuan untuk membangun kerja sama dan meningkatkan pengawasan partisipatif oleh pers dalam memastikan pelaksanaan Pilkada yang jujur, adil, dan berkualitas.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh anggota Bawaslu Humbahas, dilanjutkan dengan doa pembuka yang dibawakan oleh Olimvia Boru Sinambela dari kalangan pers.
Peran Pers dalam Pengawasan Pilkada
Ketua Bawaslu Humbahas, Hendri W. Pasaribu, S.Th., menyampaikan bahwa peran pers dalam pengawasan Pemilu sangat penting untuk mewujudkan pemilihan yang berkualitas. Hendri mengajak pers untuk aktif mengawasi proses pemilihan bersama Bawaslu, agar tercipta Pilkada yang benar-benar mencerminkan kehendak rakyat.

“Kami telah menyiapkan dua narasumber yang berpengalaman untuk memberikan pemaparan mengenai tugas dan peran pers dalam Pemilu. Kami berharap, insan pers dapat membantu menjaga integritas Pilkada,” ujar Hendri.
Marito Simanjuntak, S.H., M.A.P., pegiat Pemilu dan narasumber pertama, mengapresiasi kehadiran insan pers dalam acara ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Bawaslu Humbahas. Ia meminta agar media menyajikan berita yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama berita Pilkada, agar tidak menjadi pemicu kegaduhan di masyarakat.

“Pers harus menjaga keseimbangan berita, bersikap independen, dan terus mengawasi hingga pemilihan usai dan paslon terpilih diumumkan,” jelas Marito.
Landasan Hukum Pemilihan: Kepatuhan dan Keadilan
Marito menekankan pentingnya pemahaman terhadap dasar hukum Pilkada yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020. Ia menyebutkan bahwa Pemilu adalah sarana untuk melaksanakan kedaulatan rakyat yang dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
“Pemilu bukan sekadar ajang pemilihan pemimpin, tapi juga representasi kedaulatan rakyat yang harus dihormati oleh seluruh pihak,” tegasnya.
Etika Jurnalistik dan Netralitas Pers dalam Pilkada
Narasumber kedua, Sugiatmo, M.A., Dosen Universitas Islam Sumatera Utara sekaligus Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara bagian Pendidikan, mengingatkan bahwa netralitas pers adalah kunci dalam menjaga kredibilitas berita. Ia menegaskan bahwa wartawan harus objektif dan tidak terlibat dalam tim sukses Paslon, demi menjaga independensi dan fungsi pers sebagai pengawas yang terpercaya. Sugiatmo juga mengingatkan pentingnya verifikasi berita sebelum diunggah ke media sosial, untuk mencegah penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat memicu keresahan di masyarakat.

“Kita harus mengedukasi masyarakat agar Pilkada serentak ini berjalan aman dan damai. Jangan sampai pers menjadi sumber kegaduhan. Kita harus bersama rakyat dalam mengawasi Pilkada agar berlangsung adil, tanpa terjerat permasalahan hukum,” pesan Sugiatmo.
Hadirin dan Pesan Sosialisasi
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh seperti Sugiatmo, M.A., Wakil Ketua PWI Sumatera Utara, Marito Simanjuntak, S.H., M.A.P., Komisioner Bawaslu Kepala Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu dan Pencegahan (PPPS) Efprida Purba, S.Sos., M.A.P., serta jajaran Sekretariat Bawaslu dan puluhan insan pers se-Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkada serentak yang bebas dari pelanggaran dan menjaga kredibilitas demokrasi di daerah.
Pewarta: Demak Siburian
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024










