Home / Tak Berkategori

Selasa, 23 Juli 2024 - 21:39 WIB

Dampak Jam Masuk Sekolah yang Terlalu Pagi pada Kesehatan Anak

Foto - Ilustrasi

Foto - Ilustrasi

Bandung, suararepubliknews.com – Waktu mulai kegiatan belajar mengajar di Indonesia termasuk yang paling pagi di seluruh dunia. Bahkan, di daerah NTT, seperti yang pernah kita dengar dahulu ada kabar yang menyebutkan bahwa para siswa diminta untuk masuk sekolah pukul 5 pagi. Jam masuk sekolah yang dinilai terlalu pagi ini tak ayal memicu kritik dari berbagai kalangan. Apa dampaknya pada anak jika jam masuk sekolah terlalu pagi? Lalu, kapan waktu yang paling tepat untuk anak masuk sekolah?

Kurang Tidur Membawa Banyak Masalah

Tidur adalah kebutuhan penting bagi anak karena mendukung proses otak yang sangat penting untuk belajar, pengawetan memori, dan pengaturan emosi. Jam masuk sekolah yang terlalu pagi sering kali menjadi alasan mengapa banyak anak kurang tidur. Padahal, tidur yang cukup sangat penting bagi anak dan remaja, dan kurang tidur akan berdampak buruk bagi kualitas hidup anak secara keseluruhan.

Berikut adalah beberapa dampak negatif yang bisa dialami anak akibat kurang tidur karena jam masuk sekolah yang terlalu pagi:

1. Sulit Konsentrasi

Anak yang kurang tidur akan lebih mudah merasa lelah, sehingga sulit berkonsentrasi saat belajar. Mereka juga bisa tiba-tiba tertidur di kelas, yang tentu mengganggu proses belajar mengajar.

2. Kelebihan Berat Badan

Kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi, sehingga anak berisiko mengalami obesitas.

3. Gangguan Mental

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko gejala depresi dan gangguan kecemasan pada anak. Bahkan, risiko upaya bunuh diri juga bisa meningkat.

4. Perilaku Menyimpang

Anak yang kurang tidur lebih berisiko mengembangkan kebiasaan buruk seperti merokok atau mengonsumsi alkohol dan ganja.

5. Kurang Aktif

Kekurangan tidur membuat tubuh kekurangan tenaga, sehingga anak kehilangan motivasi dan semangat untuk bergerak aktif.

6. Kurang Waspada

Konsentrasi yang berkurang membuat anak kurang waspada, meningkatkan risiko cedera atau kecelakaan.

7. Gangguan Kesehatan

Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, hipertensi, dan risiko stroke.

Waktu Masuk Sekolah yang Ideal

The American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar setiap sekolah mengundur waktu mulai kegiatan belajar, terutama untuk remaja, karena efeknya yang lebih baik untuk kesehatan mental dan fisik.

Berikut adalah rekomendasi waktu masuk sekolah yang ideal berdasarkan usia anak:

Sekolah Dasar (Usia 6-13 Tahun)

Anak usia sekolah dasar membutuhkan sekitar 9-11 jam tidur per hari. Jika waktu tidur malam anak sekitar pukul 8 malam, mereka harus bangun sekitar pukul 6:15-6:30 pagi. Dengan mempertimbangkan waktu bersiap-siap dan sarapan, jam masuk sekolah sebaiknya pukul 7:30 pagi.

Sekolah Menengah (Usia 13-18 Tahun)

Anak remaja membutuhkan sekitar 8-10 jam tidur per hari. Remaja cenderung tidur larut malam karena tumpukan PR dan gejolak hormon selama masa puber. Idealnya, remaja memerlukan waktu tidur sekitar 9 jam per hari. Jika waktu tidur remaja sekitar pukul 11 malam, mereka harus bangun sekitar pukul 8 pagi dan masuk sekolah pukul 9 pagi. (Stg)

Sumber:Schools start too early. (2022, October 05). Retrieved March 3, 2023,  https://www.cdc.gov/sleep/features/schools-start-too-early.html

Share :

Baca Juga

Maluku

Biro Sdm Polda Maluku Gelar Rakor Kesiapan Open Bidding Penyidik Dan Penyidik Pembantu Di Lingkup Polda Malu
Polsek Tanggunggunung, Pelayanan dan Kepuasan Masyarakat Yang Utama

Banten

Kejati Banten Tetapkan Direktur PT. EPP Jadi Tersangka, Kadis LH Dituding Turut Bersekongkol

Tulungagung

Bupati Tulungagung Gatut Sunu W. Saat Pembukaan Acara Gebyar Undian Pajak Daerah 2025 Gebyar Undian Pajak Daerah 2025 Meriahkan Hari Jadi Tulungagung ke-820
Bupati Karimun Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla Among Mitro
Masyarakat mulai sadar akan pentingnya Kehutanan Sosial

Banten

Ratusan Peserta Hadiri Senam dan Jalan Santai dalam Rangka HUT PGRI ke-80
Trump Puji Pertukaran Tahanan: “Kesepakatan Besar” di Tengah Kampanye Pilpres

Contact Us