Istanbul, suararepubliknews.com – Pada Selasa, 30 Juli 2024, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima kunjungan resmi Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan di Ankara. Keduanya berpose di depan bendera Turki dan Indonesia, menandai keharmonisan hubungan bilateral antara kedua negara. Acara penyambutan tersebut juga dihiasi oleh pasukan seremonial yang membawa bendera yang mewakili 16 negara Turki sepanjang sejarah.
Pertemuan Tertutup dan Diskusi Bilateral
Setelah acara penyambutan, seperti dilansir dari media ANadolu, Presiden Erdogan dan Menhan Prabowo mengadakan pertemuan tertutup di dalam istana. Pada hari yang sama, Prabowo juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Turki, Yasar Guler, untuk membicarakan hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki. Pertemuan ini menekankan pentingnya kerja sama dalam bidang pertahanan, termasuk pengembangan industri militer.
Kerja Sama Pertahanan dan Industri Militer
Kerja sama antara Indonesia dan Turki dalam bidang pertahanan telah berlangsung selama beberapa tahun. Misalnya, PT Pindad dari Indonesia dan FNSS dari Turki telah bekerja sama dalam produksi prototipe medium tank sejak 2015. Selain itu, kedua negara juga berkolaborasi dalam produksi pesawat tak berawak (UAV), memperkuat hubungan strategis dalam bidang teknologi militer.
Kunjungan ke Prancis dan Olimpiade 2024
Sebelum tiba di Turki, Prabowo mengunjungi Prancis untuk menghadiri Olimpiade Musim Panas 2024. Kunjungan ini menunjukkan komitmen Prabowo dalam memperkuat hubungan internasional melalui berbagai kesempatan, baik dalam konteks olahraga maupun diplomasi.
Dengan berbagai pertemuan dan kerja sama yang terjalin, kunjungan Menhan Prabowo ke Turki mencerminkan upaya kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral dan menjajaki peluang baru di bidang pertahanan dan industri militer. (Stg)











