Home / Tak Berkategori

Jumat, 30 Juni 2023 - 08:50 WIB

Diduga Berdiri Beberapa Tangunan di Atas Lahan Milik Orang Lain di Dusun IV Desa Helvetia

Bangunan dalam tahap pembangunan Dusun IV desa  Helveti, 27/06/2023.

Kabupaten Deli Serdang Suararepubliknews.com – Beberapa oknum warga Dusun IV desa  Helvetia Diduga  membangun rumah diatas lahan orang lain yang sedang diusahakan untuk membangun  tempat  salah satu rumah ibadah dan panti asuhan dengan mengatasnamakan masyarakat selasa,

Sebut saja namanya Nainggolan  dan beberapa kawan-kawannya.

Terpantau wartawan Suararepubliknews.com ketika tim pengamanan dari polsek labuhan Deli dan juga dari polres yaitu kapolsek labuhan deli dan timnya,mulai dari kanit intel,kanit Reskrim dan juga dari babhinsa serta perangkat dari desa Helvetia juga tampak hadir yaitu kepala  desa helvetia Agus H.Salim dan juga kepala dusun IV yang berada dibawah pemerintahannya langsung mendatangi TKP sebagai bentuk  tindakan preventif  untuk menghindari konflik antara dua belah pihak ditengah-tengah masyarakat.

Menurut kadus /Kepling  IV kejadian ini berawal ketia dia mendapatkan informasi bahwa ada beberapa warga yang mengatasnamakan masyarakat diduga membangun rumah dilahan yang masih sedang diolah oleh orang lain,yaitu milik salah satu gereja dan yayasan panti asuhan.

“Ini kan sudah diolah orang lain,bahkan mereka sudah tunjukan notarisnya,tentu pemerintah hadir untuk meluruskan kesalahpahaman ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan serta kita inginkan seluruh masyarakat disini aman dan kondusif, pungkasnya Kapling IV

Di tempat terpisah ketika awak media menanyakan surat-menyurat tentang status hukum di tanah tersebut,salah satu perwakilan jemaat dari gereja sebut saja namanya Mendrofa mengatakan”kami merasa keberatan tiba-tiba dilahan yang kami olah, beberapa rumah didirikan didalam dan itulah kami hadir disini untuk mengutuk keras dugaan mengambil paksa tanah ini dimana kami memiliki dokumen sebagai bukti kepemilikan,” jelasnya  Mendrofa

kami  meminta keadilan serta penegakan hukum kepada oknum yang semena-mena saja masuk dilahan kita tanpa ijin,saya memohon kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan malapraktik dugaan mafia tanah,”ujarnya.

Lebih lanjut mendrofa

Memperlihatkan beberapa lembaran kertas bukti  semua akta notaris HIBAH dari pengelolah pertama yang bernama ASUNG dimana tanah tersebut sudah di Notariskan pada 17 Desember thn 2019 yang lalu.

Yanto Lase

Share :

Baca Juga

2 Siswa SMAN 1 Onan Ganjang Humbahas Raih Medali Perunggu di Kejurda Gulat Provsu
Lindungi Pesisir, Pemkab Serang-Chandra Asri Konservasi Mangrove di Lahan 180 Hektare
Dinas Bappeda Mengucapkan Selamat Hari Raya
NATO Tingkatkan Hubungan dengan Mitra Indo-Pasifik di Tengah Perang Ukraina
Surya Paloh Sindir Petualang Politik Setelah Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum NasDem: “NasDem Bukan Tempat untuk Berpetualang”

Daerah

Bengkulu Jangan Lengah! RSKJ Suprapto Kunci Penanganan ODGJ, Dukungan Pemerintah Krusial Wujudkan Visi Gubernur
Sambut HUT TNI Ke 77, Kasdim 0510/Trs Dampingi Kasrem 052/Wkr Bakti Sosial, Salurkan 120 Paket Sembako

Banten

Polda Banten Gelar Pelatihan TMT Gelombang 4, Berdayakan Masyarakat Terdampak Pengangguran

Contact Us