Home / Tangerang Raya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 05:52 WIB

Diduga Tanpa PBG, Renovasi Gedung shorum mobil Mitsubishi di Cikokol Disorot: Awak Media Dapat Keterangan “sedang di urus anggota dewan”

Tangerang Kota —Suara republik news. Com, Renovasi shorum mobil Mitsubishi yang berlokasi di jln MH, Thamrin Cikokol kembali menuai perhatian publik. Proyek pembangunan yang tampak hampir rampung itu diduga tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebuah izin wajib untuk setiap aktivitas pembangunan atau renovasi gedung di wilayah Indonesia.jumat 4/12/2025.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah awak media yang sedang melakukan peliputan menemukan bahwa di lokasi proyek tidak terpampang plang informasi izin, sebagaimana diwajibkan pada setiap proyek konstruksi. Tidak adanya informasi publik tersebut memunculkan pertanyaan terkait legalitas pembangunan.Saat dikonfirmasi di lapangan, seorang sekuriti yang berjaga mengaku bahwa urusan izin bangunan sedang ditangani oleh SM, seorang anggota DPRD Kota Tangerang Komisi IV.

Perizinannya semua diurus sama Pak SM, anggota dewan,” ujar sekuriti tersebut.

Informasi ini memicu kecurigaan karena bangunan tampak hampir selesai, namun urusan izin disebut baru sedang diurus. Hal ini menimbulkan dugaan adanya keistimewaan atau kelalaian dalam proses pengawasan.

Awak media kemudian mencoba menghubungi anggota dewan berinisial SM tersebut melalui WhatsApp , namun hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban.

Pertanyaan Publik: Mengapa Bangunan Hampir Selesai Tapi PBG Belum Ada?

PBG merupakan izin wajib yang harus terbit sebelum pembangunan atau renovasi dilakukan. Ketidakhadiran plang izin dan keterangan yang tidak jelas menimbulkan dugaan bahwa pembangunan tersebut:

* Berjalan tanpa PBG,
* Mengabaikan prosedur wajib, dan
* Berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila tidak mengikuti mekanisme retribusi PBG.

Ini jelas preseden buruk. Kalau benar bangunan hampir selesai tanpa PBG, maka telah terjadi pelanggaran terang-terangan. Pemerintah kota harus tegas, tidak boleh tebang pilih meski yang mengurus disebut-sebut anggota dewan,”Peraturan sudah jelas. Setiap bangunan wajib memiliki PBG sebelum aktivitas fisik dimulai. Jika benar pembangunan shorum Mitsubishi di Cikokol belum memiliki izin, Satpol PP harus segera menghentikan kegiatan dan memproses pelanggarannya. Wali Kota Tangerang tidak boleh diam.

Baca Juga  Kapolresta Tangerang Laksanakan Program “Subuh Keliling” di Masjid Ash-Shomad Citra Raya, Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Awasi Generasi Muda

Para aktivis dan pemerhati kebijakan publik menilai bahwa kasus ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut:

Kepatuhan hukum,
Integritas perizinan,
Potensi kerugian PAD,
* Serta dugaan adanya intervensi atau pengaruh politik dalam proses perizinan.

Wali Kota harus memerintahkan audit lapangan, memerintahkan Satpol PP menyegel bangunan jika terbukti tanpa PBG, dan menindak pejabat yang lalai. Jangan sampai masyarakat melihat Pemkot lemah terhadap pengusaha besar atau oknum politisi,”

Publik kini menunggu tindakan tegas dari Wali Kota Tangerang untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu.

( Rosita ).

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Tong di Sungai Cisadane: Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana

Tangerang Raya

Viral! Mahfud Kuzaeni Sekcam Mauk Sibuk Main PS Berdalih Cooling Down

Tangerang Raya

WARNING!! Abaikan Jalan Rusak, Pemkot Tangerang Terancam Pidana Pasal 273 UU LLAJ

Tangerang Raya

DPRD Kabupaten Tangerang Terima Penjelasan Bupati atas Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025

Tangerang Raya

Konflik di Sekolah SD N Periuk 4 Berakhir Damai, Guru dan Wali Murid Sepakat Saling Memaafkan

Tangerang Raya

Proyek Rehabilitasi Gedung SDN Sepatan 1 Sarat Pelanggaran K3, Lemahnya Pengawasan Instansi Terkait,ada apa Bro????

Tangerang Raya

PT.KRAFT BOXINDO MENTARI DI DUGA KERAS MEMBUANG LIMBAH CAIR bahan berbahaya beracun (B3) Sembarangan,Aneh……

Tangerang Raya

Pembongkaran Pedagang dan Parkir Motor Liar di Stadion Poris: Empat Instansi Pemerintah Kota Tangerang Bertindak

Contact Us