KOTA TANGERANG, Suararepubliknews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan dan penanganan sampah pascabanjir secara konsisten, terencana, dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan karena sampah masih menjadi salah satu persoalan utama di kawasan perkotaan yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga memperparah risiko banjir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa DLH telah melaksanakan berbagai upaya penanganan sampah, di antaranya pengangkutan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga secara rutin.

Selain itu, DLH juga melakukan pembersihan sampah di jalan protokol, kawasan permukiman, fasilitas umum, serta ruang terbuka hijau. Pembersihan saluran air dan drainase dari tumpukan sampah terus diintensifkan, disertai optimalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Tak hanya penanganan teknis, DLH Kota Tangerang juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
“Tujuan penanganan sampah ini adalah untuk mewujudkan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan nyaman, mencegah penyumbatan saluran air yang dapat menyebabkan banjir, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah demi terwujudnya Kota Tangerang yang berwawasan lingkungan, ”ujar Wawan, Kamis, 5 Februari 2026.
Wawan juga mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah organik dan anorganik, serta mendukung program kebersihan yang dijalankan pemerintah daerah.
Menurutnya, kondisi pascabanjir kerap menyisakan berbagai permasalahan lingkungan, seperti penumpukan sampah dan lumpur di permukiman warga, bau tidak sedap akibat sampah basah, hingga potensi munculnya penyakit akibat lingkungan yang tidak higienis.
“Oleh karena itu, setelah banjir surut, DLH Kota Tangerang segera melakukan aksi pembersihan, ”tegasnya.
Aksi tersebut meliputi pengangkutan sampah sisa banjir berupa sampah rumah tangga, material kayu, plastik, dan sisa perabot, pembersihan lumpur di jalan, gang, dan halaman rumah warga, penyemprotan serta pencucian jalan dan permukiman terdampak, hingga pembersihan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan sarana kesehatan.
“Penanganan pascabanjir ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan lingkungan, mengurangi risiko penyebaran penyakit, serta mengembalikan fungsi lingkungan dan fasilitas umum agar masyarakat kembali merasa nyaman, ”jelas Wawan.
Selain penanganan pascabanjir, DLH Kota Tangerang juga memiliki tim siaga yang selalu siap menghadapi potensi banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi. Kesiapsiagaan tersebut meliputi kesiapan personel lapangan, armada pengangkut sampah, alat berat, serta koordinasi lintas perangkat daerah.
“Bentuk bantuan DLH saat banjir meliputi pengangkutan material sisa banjir, pembersihan lumpur, penyiraman dan pencucian rumah warga, serta pembersihan akses jalan utama agar dapat kembali digunakan, ”ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, DLH bersinergi dengan BPBD, kecamatan, kelurahan, TNI/Polri, relawan, serta masyarakat setempat guna memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan terpadu.
Wawan juga memaparkan bahwa pohon tumbang umumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi disertai angin kencang, kondisi pohon yang sudah tua atau rapuh, serta akar yang tidak kuat akibat tanah yang jenuh air.
Untuk itu, tim pertamanan DLH Kota Tangerang melakukan pemotongan pohon tumbang atau dahan patah, evakuasi batang dan ranting dari jalan maupun permukiman, serta pembersihan lokasi terdampak.


“Tujuan penanganan pohon tumbang adalah menjaga keselamatan pengguna jalan dan warga, memulihkan kelancaran lalu lintas, serta mengurangi risiko kerusakan fasilitas umum demi tetap terjaganya keindahan dan kenyamanan lingkungan kota, ”paparnya.
Di akhir pernyataannya, Wawan mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu banjir, sehingga kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan bencana sangat diperlukan, didukung oleh peran aktif masyarakat.
“DLH Kota Tangerang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi lingkungan yang bersih, sehat, dan aman. Dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, tangguh, dan berkelanjutan, ”tutupnya.
(ADV….)









