Lebak, suararepubliknews- Seorang dukun gadungan bernama Suheli atau Eli, yang bermodus membuat uang sakti, kabur setelah menipu korban hingga Rp 16 juta. Korban adalah tiga orang yang merupakan satu keluarga, dua orang dari Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang dan satu orang dari Kecamatan Gunungkencana Kabupaten Lebak Banten, Sabtu (23/2/2025).
Menurut Yadi (30), salah satu korban, modus yang dilakukan pelaku adalah meyakinkan korban bahwa dirinya memiliki mantra yang bisa membuat uang menjadi ajaib. Pelaku meyakinkan korban bahwa uang sakti Rp 100.000 yang dibelanjakan bisa kembali lagi dalam waktu sekejap.
“Jadi sebelumnya untuk mendapatkan uang sakti yang dijanjikan itu, kami diminta menyiapkan uang sesajen. Nanti kata si dukun uang sesajen itu akan dibagikan kepada anak yatim-piatu,” jelas Yadi.
Namun, setelah korban menyadari bahwa itu adalah penipuan, mereka memutuskan untuk memeriksa uang sesajen yang disimpan di atas plafon. Ternyata, uang tersebut telah ditukar dengan kertas biasa.
“Untuk jumlah kerugian semuanya mencapai 16 juta rupiah lebih dalam kurun waktu dua bulan,” ujar Yadi.
Setelah kebohongan itu terbongkar, korban meminta ganti rugi kepada Eli, namun dia justru kabur melalui pintu belakang rumah tanpa jejak. Eli merupakan warga di wilayah Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang, namun masih membawa identitas kartu tanda penduduk (KTP) desa Leuwiipuh Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak Banten.
Korban berharap pelaku segera ditangkap dan diadili atas perbuatannya. “Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diadili, sehingga tidak ada lagi korban yang menjadi mangsa penipuan tersebut,” ujar Yadi.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
(Iwan H)










