Home / Tak Berkategori

Selasa, 2 Juli 2024 - 06:14 WIB

Gol Bunuh Diri Belgia Bawa Prancis ke Perempat Final

Sontekan Randal Kolo Muani di menit ke-85 mengenai Vertonghen dari belgia dan menjadikan gol kemenangan bagi Prancis

Sontekan Randal Kolo Muani di menit ke-85 mengenai Vertonghen dari belgia dan menjadikan gol kemenangan bagi Prancis

Prancis Raih Kemenangan Tipis 1-0 atas Belgia

Jerman, suararepubliknews.com – Tembakan keras Randal Kolo Muani di menit ke-85 yang dibelokkan oleh Jan Vertonghen menjadi gol bunuh diri dan memastikan kemenangan Prancis 1-0 atas Belgia yang tampil mengecewakan pada hari Senin 01 Juli 2024, Kick off pukul 23.00 WIB. Kemenangan ini membawa Prancis ke babak perempat final, meskipun para penyerang mereka belum menunjukkan performa maksimal.

Dominasi Prancis dalam Pertandingan Ketat

Prancis menguasai jalannya pertandingan yang sangat ketat, namun mereka kesulitan dalam penyelesaian akhir. Gol kemenangan baru tercipta setelah kombinasi umpan yang apik diakhiri oleh N’Golo Kante, yang menciptakan ruang bagi pemain pengganti Kolo Muani. Tembakan Kolo Muani yang dibelokkan oleh Vertonghen membuat kiper Belgia, Koen Casteels, tak berkutik.

Pertandingan Perempat Final di Hamburg

Prancis akan bertemu dengan pemenang pertandingan antara Portugal dan Slovenia di perempat final yang akan berlangsung di Hamburg pada hari Jumat. Meski meraih kemenangan, Prancis masih belum mencetak gol dari permainan terbuka di turnamen ini, dengan dua gol bunuh diri dan satu gol penalti dari Kylian Mbappe dalam empat pertandingan.

Foto: Reuters, Kylian Mbappe

Eksperimen Lini Depan Prancis

Pelatih Didier Deschamps telah mencoba berbagai kombinasi di lini depan, namun belum menemukan formula yang tepat. Para gelandang dan bek juga ikut berusaha mencetak gol di pertandingan ini, namun belum membuahkan hasil. Deschamps menegaskan bahwa timnya memiliki kemampuan untuk mencetak lebih banyak gol dan tidak ingin masalah ini menjadi hambatan psikologis.

Ambisi Deschamps

Deschamps bertekad menjadi orang pertama yang memenangkan Piala Dunia dan Piala Eropa sebagai pemain dan pelatih. Dia menekankan bahwa yang terpenting dalam sebuah turnamen adalah seberapa jauh tim bisa melangkah. “Kami melakukan banyak hal bagus. Kami harus menikmatinya. Kami berada di perempat final, mereka akan pulang,” katanya.

Belgia Terpuruk

Generasi emas Belgia kembali gagal memenuhi ekspektasi di turnamen besar. Mereka tersingkir lebih awal dan tidak menunjukkan ambisi yang cukup meski memiliki banyak talenta. Pertandingan ini mempertemukan tim peringkat kedua (Prancis) dan ketiga (Belgia) di dunia, namun keduanya terlihat sangat berhati-hati dalam menyerang sepanjang pertandingan.

Foto:Reuters, Kevin de Bruyne

Peluang Minim Belgia

Belgia terlihat mengatur tempo permainan dengan perlahan, sering kali mengandalkan Kevin de Bruyne yang bermain di depan lini belakang lawan. Satu-satunya kesempatan bagus di babak pertama datang untuk Prancis di menit ke-34, namun sundulan Marcus Thuram masih melebar.

Penyelamatan Gemilang

Aurelien Tchouameni memaksa Koen Casteels melakukan penyelamatan di awal babak kedua. Kylian Mbappe juga menyia-nyiakan peluang bagus saat Prancis mulai bermain lebih agresif. Dikutip dari Reuters, serangan Belgia yang jarang terjadi dipotong oleh tekel brilian dari Theo Hernandez, sementara Mike Maignan melakukan penyelamatan gemilang atas upaya Romelu Lukaku dan De Bruyne.

Foto:Reuters

Peluang Emas yang Terbuang

Prancis memiliki beberapa peluang emas yang terbuang sebelum Kolo Muani mencetak gol penentu kemenangan. “Kami menikmatinya, kami menekan dengan gigih, kami memiliki banyak upaya tetapi kami kehilangan target,” kata Kolo Muani. “Saya beruntung dalam gol tersebut, pelatih mengatakan kepada saya untuk mengeluarkan seluruh tenaga saya dan menciptakan bahaya dengan kecepatan yang saya miliki.”

Foto:Reuters

Kekecewaan Belgia

Bagi Belgia, hasil ini menambah catatan buruk mereka di kejuaraan Eropa sejak kalah di final pada tahun 1980. Mereka tersingkir di babak perempat final dalam dua turnamen terakhir dan bahkan tidak lolos dalam enam dari tujuh turnamen sebelumnya. “Kami memiliki peluang, tidak terlalu banyak. Kemudian mereka mencetak gol dan tidak ada cukup waktu untuk membalas,” kata De Bruyne. “Kami bertahan dengan cukup baik tetapi kemudian ada sebuah kesalahan. Sangat disayangkan, tetapi itulah sepak bola.” (Stg)

Share :

Baca Juga

Pangdam III/Siliwangi Pimpin Operasi Pengamanan Kegiatan Presiden di Bogor
Prediksi Pertandingan Bosnia-Herzegovina vs Hungaria: Perjuangan Sengit Demi Poin Berharga di UEFA Nations League 2024

Tapanuli Raya

Pemkab Humbang Hasundutan menerima Opini Ombudsman RI atas Penilaian Maladministrasi

Maluku

Sebanyak 1.031 Anggota Polda Maluku dan Polres Jajaran Dinaikan Pangkat
Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi Serahkan Bantuan  Lima Ribu Bibit Cabai dari Bank Indonesia
Lagi-lagi Diduga Karena Korsleting Listrik Dua Rumah Warga Senanghati Ludes Dilalap si Jago Merah
Kapolres Lebak Dampingi Kapolda Banten Hadiri Maulid Diba Akbar Di Ponpes JMC Malingping.
Pemerintah Tetapkan Awal 1 Ramadan 1446 H, Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret.

Contact Us