Home / Tak Berkategori

Rabu, 13 Maret 2024 - 21:49 WIB

Hujan Lebat  Disertai Angin Kencang Landa Kecamatan Malingping 12 Rumah 1 Mesjid Rusak.

Hujan lebat  disertai Angin Kencang Landa Kecamatan Malingping 12 Rumah 1 Mesjid Rusak.

 

Lebak,Suara Republik News.SuaraRepublikNews.Com Hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengakibatkan sedikitnya 12 rumah milik warga dan satu mesjid mengalami kerusakan, pada Selasa (12/03/2024).

Hujan lebat dan angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 13:30 WIB. Banyak pohon-pohon yang tumbang dan menimpa rumah, bahkan aliran listrik PLN dan jaringan telkom pun terganggu hingga malam.

Ade Sukartono Anggota Pol PP Kecamatan Malingping menyampaikan, akibat kejadian tersebut beberapa rumah dan pasilitas umum di kecamatan Malingping banyak yang rusak.

“Yang terdampak kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang di wilayah kecamatan Malingping, untuk laporan sementara ada sekitar 12 rumah dan 1 kubah mesjid yang mengalami rusak. 11 rumah mengalami rusak ringan sedangkan 1 rumah mengalami rusak total,” katanya.

Diantara korban yang rumahnya mengalami rusak parah itu adalah Emed (69), warga Kampung Cihuni, Desa Pagelaran. Akibat hujan lebat disertai tiupan angin kencang rumah Emed yang terbuat dari kayu dan bambu itu ambruk hingga rata dengan tanah.

Emed menyadari hal itu merupakan musibah yang tidak diduga sebelumnya. Namun, ia pun berharap agar pemerintah bisa membantu meringankan bebannya untuk mendirikan tempat tinggalnya kembali.

“Ini musibah bagi saya, tapi saya juga sangat mengharapkan bantuan dari para dermawan dan pemerintah agar saya bersama keluarga secepatnya punya tempat tinggal kembali,” ucap warga yang kesehariannya bertani itu.

Emed menuturkan, pada saat kejadian seluruh anggota keluarga dan tetangga yang kebetulan sedang ngobrol di dalam rumah sontak berhamburan ke luar menyelamatkan diri masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun semua perlengkapan rumah tangga yang berbahan dari kayu dan barang pecah tidak bisa digunakan.

Selanjutnya Emed pun mengucapkan terimakasih bahwa dirinya telah dikunjungi dan didata oleh pihak kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas dan yang lainnya.

Senada, diungkapkan Suryadi, masih warga kampung Cihuni yang rumahnya juga mengalami kerusakan karena tertimpa pohon kelapa. Ia juga berharap tempat bernaungnya bisa segera diperbaiki.

Dihubungi terpisah, Camat Malingping Dadan R Wardana mengaku pihaknya telah melakukan pendataan terkait korban musibah akibat hujan lebat disertai angin kencang di wilayahnya tersebut untuk kemudian ditindak lanjuti pelaporan ke pemerintah daerah.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Malingping untuk mendata korban yang terdampak bencana angin kencang tersebut. Selanjutnya akan kami laporkan ke Pemerintah Kabupaten Lebak untuk ditindaklanjuti. Dan mudah-mudahan segera mendapat bantuan.

Kepada para korban dimohon untuk bersabar dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

(IH)

 

Editor : Enjelina

Share :

Baca Juga

Prediksi Palmeiras vs Grêmio: Verdão Siap Bangkit di Allianz Parque
Pawai Obor Meriahkan Perayaan Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H di Leuwigajah

Jawa Barat

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Sabu di Losari

Jakarta

Bangunan Hampir Rampung Diduga Belum Kantongi PBG, Tim Investigasi Tidak Temukan Papan Informasi Proyek di Kalideres
Pj Bupati Apriyadi Terima Audiensi PT Tempo Inti Media Harian
Kasau : Pertahanan yang Kuat Menjadi Fondasi Bagi Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Nasional.
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi “Mantap Praja Lodaya-2024”

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Patroli Sepeda Motor Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Kondusif

Contact Us