Lebak, Suararpubliknews – Suasana kebersamaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, yang bertepatan dengan tahun 2026, turut diwarnai oleh sikap rendah hati dari Junaedi, seorang petugas keamanan Divisi Bidang Keamanan Dapur MBG SPPG Rahong Malingping, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten.
Dengan tulus, Junaedi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh relawan SPPG Rahong Malingping, relawan dapur SPPG program MBG (Makan Bergizi Gratis) se-Indonesia, jajaran pimpinan SPPG program MBG/BGN, para mitra, yayasan, serta seluruh karyawan SPPG.
“Permintaan maaf ini bersifat menyeluruh,” tegas Junaedi dalam pesannya.

Ia menyadari bahwa selama berinteraksi dengan berbagai pihak, mungkin ada kesalahan—baik dalam perkataan maupun perbuatan—yang disengaja maupun tidak disengaja, atau bahkan yang tidak terasa.
Dengan penuh kerendahan hati, ia memohon agar semua pihak berkenan untuk saling memaafkan sebagai sesama relawan SPPG.
“Saya tidak bisa menyebutkan satu per satu nama, gelar, maupun jabatan, namun izinkan saya menyampaikan permohonan maaf kepada semuanya,” ungkapnya pada Jumat (20/03/2026).
Lebih dari sekadar permintaan maaf, Junaedi juga mengungkapkan apresiasi mendalam kepada pengelola Dapur SPPG program MBG.
Ia melihat sendiri manfaat nyata yang telah dirasakan masyarakat melalui program makanan bergizi gratis ini.
Program mulia yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden H. Prabowo Subianto ini, bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pangan bergizi. Menurut Junaedi, keberadaan program tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di berbagai daerah.
Menutup pernyataannya, Junaedi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, yang jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 Masehi.
Ia berdoa agar momentum Lebaran ini menjadi ajang silaturahmi, saling maaf-memaafkan, dan menumbuhkan semangat perjuangan kebersamaan. “Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya dengan penuh haru. ( Iwan H)











