Home / Banten

Senin, 29 Desember 2025 - 19:46 WIB

Tanah Sekolah SMP Negeri SATAP 8 Banjarsari Diklaim Warga, Pohon Pisang dan Kelapa Sawit Tumbuh di Halaman Sekolah

Lebak, Suararepubliknews – Sebuah drama tanah yang tak terduga terjadi di SMP Negeri SATAP 8 Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.

Halaman sekolah yang biasanya menjadi tempat bermain dan belajar siswa, kini berubah menjadi lahan pertanian dengan pohon pisang dan kelapa sawit yang tumbuh subur.

Insiden ini terjadi setelah seorang pria yang mengaku sebagai keluarga pemilik tanah menanam pohon-pohon tersebut di area halaman sekolah, membuat warga sekitar dan siswa-siswi sekolah menjadi heboh.

Amsar, salah satu keluarga dari yang mengakui tanah tersebut, membenarkan bahwa yang menanam pohon-pohon itu adalah keluarganya.

“Benar, yang menanam pohon itu Ka Ramudin, suami bibi saya. Kebetulan tanah yang ditanami itu adalah hak istrinya, Nah istrinya Ka Ramudin itu adik dari bapak saya,” kata Amsar, Pada Minggu, 28 Desember 2025.

Amsar menjelaskan, berdasarkan surat sertifikat yang dipegangnya, tanah tersebut adalah milik kakeknya atas nama Mursalam Bin Lacu Kampung Cikutra.

Menurutnya, tanah yang ditanami itu masuk kedalam peta sertifikat sesuai ukuran agraria, jadi wajar jika kemudian keluarganya menuntut hak atas tanah tersebut.

Kepala Sekolah SMP Negeri SATAP 8 Banjarsari, Dwi Wahyono, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan hal itu bahkan pihak aset sudah tahu.

“Sertifikat sudah ada di bidang aset di BKAD, Karena disitu ada tanah milik pemerintah, jadi saya menunggu informasi dari Dindik,” jelasnya.

Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan di kalangan masyarakat sekitar, terutama mengenai kepemilikan tanah dan hak-hak masyarakat.

Pemerintah terkait diharapkan dapat segera mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini agar tidak menjadi bola liar dan menimbulkan konflik yang lebih luas.

Pihak sekolah, keluarga pemilik tanah, dan pemerintah harus duduk bersama untuk membahas dan menyelesaikan masalah ini dengan cara yang adil dan transparan, sehingga kepentingan semua pihak dapat terjaga dan proses belajar-mengajar di sekolah dapat berjalan lancar tanpa gangguan.(Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Satu Tahun Zakiyah–Najib, 10 Ha Kawasan Kumuh Ditata, 4 KM Sungai Dinormalisasi.

Banten

Bersama Gubernur Banten, Bupati Ratu Zakiyah Fokus Tingkatkan SDM di Bidang Pendidikan

Banten

Wabup Najib Hamas Dilantik jadi Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Serang.

Banten

Tasyakuran Kelas dan Pentas Seni Warnai Perayaan Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa SMP Negeri 2 Malingping

Banten

Kapolsek Malingping Polres Lebak Bersama Kelompok Tani Panen Raya Jagung Kuartal III

Banten

Konferensi Cabang XXIII PGRI Padarincang Masa Bakti 2024–2029

Banten

Krisis Air Bersih di Pandeglang: Laznas Rumah Yatim Salurkan Bantuan Air Bersih Pasca Banjir

Banten

Kondisi Jalan Alun-Alun Malingping yang Berada di Pusat Kota dan Berhadapan Langsung dengan Kantor Kecamatan Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

Contact Us