Home / Banten

Senin, 14 April 2025 - 22:47 WIB

52 Kasus Kusta Aktif di Lebak, Pemkab Lakukan Pengobatan Intensif

Lebak, Suararepubliknews – Penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten. Hingga awal 2024, Dinas Kesehatan setempat telah mencatat sebanyak 52 kasus aktif kusta yang tersebar di 24 puskesmas, dengan jumlah terbanyak berasal dari wilayah kerja Puskesmas Rangkasbitung, Mekarsari, dan Curugbitung.

Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr. Budi Mulyanto, menjelaskan bahwa seluruh pasien yang terdeteksi telah mendapatkan penanganan medis, termasuk pengawasan ketat dalam proses minum obat melalui sistem Pengawas Minum Obat (PMO) yang melibatkan keluarga, tetangga, serta tenaga kesehatan.

“Pengobatan harus dilakukan secara teratur selama satu tahun penuh untuk memastikan bakteri penyebab kusta benar-benar hilang. Jika tidak disiplin, maka pengobatan harus diulang dari awal,” ujar Budi, seperti dikutip ANTARA.

Ia menambahkan bahwa sistem PMO terbukti efektif dalam membantu pasien tetap konsisten menjalani terapi, sehingga peluang sembuh secara total semakin besar. Dinas Kesehatan pun mendorong semua pihak terlibat aktif dalam proses pemulihan pasien.

Pemerintah daerah juga terus melakukan pelacakan aktif untuk mendeteksi kasus baru. Budi menekankan bahwa selain pengobatan, pencegahan penularan kusta sangat bergantung pada perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat. Penyakit ini umumnya menular melalui kontak langsung dalam jangka panjang dengan penderita kusta basah, terutama jika sistem kekebalan tubuh lemah.

“Banyak kasus muncul kembali karena pasien tidak menyelesaikan pengobatan. Kami terus edukasi agar masyarakat memahami pentingnya pengobatan tuntas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa seluruh obat untuk kusta disediakan secara gratis oleh pemerintah. Masyarakat yang mengalami gejala kulit mencurigakan diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat agar dapat ditangani lebih awal.

Selain upaya pengobatan, Dinas Kesehatan Lebak juga menggelar sosialisasi rutin mengenai kusta dan pentingnya menjaga kebersihan diri serta lingkungan sebagai bentuk pencegahan dini.

Baca Juga  Tragedi Pembunuhan di Pandeglang: Korban Dibacok dengan Golok

“Penyakit kusta tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga sering menimbulkan beban sosial bagi penderitanya. Karena itu, kesembuhan total menjadi sangat penting untuk mengembalikan kualitas hidup mereka,” tutup Budi.

Dengan upaya penanganan dan pencegahan yang terus dilakukan, diharapkan jumlah kasus kusta di Kabupaten Lebak dapat menurun dan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera. Pemerintah Kabupaten Lebak juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena penyakit kusta.(Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Kegiatan Isbat Nikah di Kecamatan Mancak Mewujudkan Kehidupan Keluarga yang Sah dan Berlandaskan Hukum

Banten

Disporapar Kunjungi Objek Wisata Bukit Cariang, Dorong Pengembangan Destinasi Lokal

Banten

Manfaat Luar Biasa dari Kelapa Muda Cungap Merah untuk Kesehatan dan Kecantikan

Banten

Ratu Zakiyah: MTQ Misi Besar Tingkatkan SDM Unggul dan Berakhlakul Karimah.

Banten

Mengapa Upgrading Pengurus Baru Pelantikan Karang Taruna Sangat Vital Bagi Tegal Ratu?

Banten

Jawara Banten Bersatu Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Ahmad Yani di Ciomas: Pererat Talisilaturahmi dan Kebersamaan

Banten

Polsek Malingping Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Hibrida di Lahan Kosong

Banten

APKASINDO Banten Terus Perjuangkan Hak Petani Kelapa Sawit Plasma

Contact Us