Lubang Besar dan Genangan Air Jadi Perangkap Pengendara, Korban Terus Berjatuhan
Humbang Hasundutan, suararepubliknews.com – Kondisi ruas jalan di Desa Siantar Sitanduk, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama bagi warga ini rusak parah, penuh lubang besar yang tergenang air hingga kedalaman 30 cm. Akibatnya, banyak pengendara terjatuh dan terluka. Warga yang resah mendesak pemerintah Kabupaten Humbahas untuk segera memperbaiki infrastruktur tersebut.
Kerusakan Parah Akibatkan Bahaya Nyata bagi Warga
Pantauan masyarakat menunjukkan kerusakan sepanjang kurang lebih 30 meter di jalan tersebut. Aspal yang mengelupas digantikan oleh bebatuan licin, sementara genangan air menutupi lubang-lubang besar di jalan. Bagi pengendara yang tidak mengenali medan, genangan ini menjadi jebakan berbahaya yang menyebabkan kecelakaan, terutama saat hujan deras.
Parlin Maharaja, seorang warga Tarabintang, mengungkapkan keresahan warga yang sudah lama bergulat dengan kondisi buruk ini.
“Banyak pengendara yang jatuh karena genangan air menutupi lubang besar yang dalam. Terutama mereka yang tidak tahu ada lubang di situ. Kondisi ini sangat berbahaya,” ungkap Parlin melalui pesan WhatsApp, Minggu (1/12/2024).
Menurutnya, ketiadaan drainase menjadi penyebab utama genangan air. Air hujan yang seharusnya mengalir malah mengendap di tengah jalan, memperburuk kondisi kerusakan.
Minimnya Respons Pemerintah Jadi Sorotan
Warga mempertanyakan perhatian pemerintah Kabupaten Humbahas yang dianggap lamban dan kurang tanggap terhadap masalah infrastruktur ini. Parlin menegaskan bahwa kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas warga tetapi juga mengancam keselamatan mereka.

“Jalan ini sudah rusak parah cukup lama, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari pemerintah. Padahal, ini jalan yang sangat penting untuk aktivitas sehari-hari warga. Apa mereka (pemerintah) harus menunggu lebih banyak korban jatuh dulu baru bertindak?” ujarnya dengan nada penuh kekecewaan.
Ia juga menilai bahwa pemerintah seolah menutup mata terhadap penderitaan warga. “Kita semua tahu ini adalah tanggung jawab pemerintah, tapi kenapa seperti dibiarkan? Apakah keselamatan warga tidak menjadi prioritas?”
Desakan untuk Segera Bertindak
Warga berharap pemerintah tidak lagi menunda-nunda perbaikan jalan ini. Mereka menekankan bahwa kondisi infrastruktur yang layak adalah hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
“Ya, sekali lagi, saya berharap pemerintah segera mengambil solusi dan tindakan nyata untuk memperbaiki jalan ini. Warga butuh akses jalan yang aman untuk beraktivitas tanpa harus takut jatuh atau terluka. Jangan tunggu korban berikutnya,” tegas Parlin.
Warga Tarabintang juga mengajak masyarakat luas untuk terus mengawasi kinerja pemerintah terkait persoalan ini. Mereka berharap adanya tekanan publik dapat mendorong percepatan tindakan dari pemerintah Kabupaten Humbahas.
Kondisi Jalan Cerminan Kepedulian Pemerintah
Kerusakan jalan di Desa Siantar Sitanduk menjadi potret nyata bagaimana minimnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Jalan yang seharusnya menjadi jalur penghubung dan pendorong perekonomian justru menjadi ancaman bagi keselamatan warganya.
Warga hanya meminta satu hal: tanggung jawab pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang layak. Tidak lebih. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya nyawa warga yang terancam, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin terkikis.
Pewarta: Demak Siburian
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024









