JBMI Provinsi Bengkulu Tegaskan Peran Sosial dan Dakwahnya dalam Kerja Sama dengan Pemerintah untuk Mewujudkan Bengkulu Sejahtera
Bengkulu, suararepubliknews.com – Pada Rabu, 28 Agustus 2024, Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Provinsi Bengkulu melakukan pertemuan penting dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Kantor Gubernur. Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua DPW JBMI Provinsi Bengkulu, Sukriadi Sitompul, bersama anggota pengurus harian DPW JBMI, yaitu Yohanes Yansyah dan Febriansyah, berlangsung di ruang Asisten Satu Provinsi Bengkulu, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan antara JBMI dan pemerintah dalam rangka memperbesar peran organisasi ini dalam pembangunan sosial dan dakwah di masyarakat.
Sukriadi Sitompul menyampaikan rasa syukur atas sambutan ramah yang diberikan oleh pejabat pemerintah. Dia menekankan bahwa JBMI, sebagai organisasi masyarakat yang memiliki basis komunitas Batak Muslim, memiliki komitmen besar untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan pemerintah dan masyarakat di Bengkulu.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang begitu baik dari pemerintah. Kehadiran kami di sini adalah untuk membangun sinergi yang lebih erat antara JBMI dan pemerintah dalam menjalankan program-program sosial dan dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu,” ungkap Sukriadi.
JBMI: Meneguhkan Komitmen Sosial dan Dakwah dalam Masyarakat Bengkulu
Sebagai organisasi yang memiliki akar dalam tradisi dan budaya Batak Muslim, JBMI terus berupaya memperluas perannya dalam masyarakat, terutama melalui kegiatan sosial dan dakwah. Sukriadi Sitompul menyatakan bahwa DPW JBMI Provinsi Bengkulu sangat mengharapkan bimbingan dan arahan dari pemerintah agar aktivitas organisasi ini tetap sesuai dengan anggaran dasar dan tetap relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“JBMI ingin terus berperan aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial. Kami berharap pemerintah dapat memberikan arahan dan dukungan agar organisasi ini tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan anggaran dasar yang kami pegang,” tambah Sukriadi.
Dukungan Pemerintah Terhadap Peran JBMI Sebagai Penghubung Pemerintah dan Masyarakat
Dalam pertemuan tersebut, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si., Asisten Satu Provinsi Bengkulu, menyampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung peran JBMI dalam masyarakat. Khairil menegaskan bahwa JBMI memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam mendukung program-program sosial dan dakwah yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk memajukan Bengkulu.
“Kami melihat JBMI memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program pemerintah, baik melalui kegiatan sosial maupun dakwah. Organisasi seperti JBMI dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menjangkau masyarakat dan turut serta memajukan Provinsi Bengkulu,” ujar Khairil Anwar.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara JBMI dan pemerintah sangat diharapkan dalam rangka mempercepat terwujudnya Bengkulu yang optimis dan maju.
Masa Depan Sinergi JBMI dan Pemerintah: Bengkulu Maju dan Sejahtera
DPW JBMI Provinsi Bengkulu berharap agar hubungan kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus diperkuat. Dengan adanya sinergi yang baik antara JBMI dan pemerintah, diharapkan program-program sosial dan dakwah dapat lebih menyentuh masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kami optimis bahwa dengan kerja sama yang solid antara JBMI dan pemerintah, kita dapat mewujudkan visi bersama yaitu Bengkulu optimis, maju, dan masyarakat yang sejahtera,” kata Sukriadi.
Sinergi antara Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) dan pemerintah merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan berdaya di Provinsi Bengkulu. Peran JBMI sebagai organisasi sosial dan dakwah diharapkan terus berkembang, dengan dukungan penuh dari pemerintah, guna menciptakan perubahan positif yang berdampak pada kemajuan sosial dan spiritual masyarakat. (S SItompul)










