Home / Tak Berkategori

Kamis, 4 September 2025 - 08:49 WIB

Kapolda Maluku Sholat Subuh Berjamaah Dengan Masyarakat di Masjid Tua Wapauwe, Tekankan Pentingnya Merawat Warisan Sejarah dan Iman

MALUKU– Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menjalankan Sholat Subuh berjamaah dengan masyarakat di Masjid Tua Wapauwe, Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (3/9/2025).

Kehadiran orang nomor satu di Polda Maluku ini bukan hanya dalam rangka menunaikan ibadah wajib, tetapi juga sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat serta kepeduliannya terhadap pelestarian warisan sejarah.

Saat melaksanakan Sholat Subuh berjamaah secara khusyuk, Kapolda didampingi Karo SDM Polda Maluku. Sholat subuh diimami oleh Imam Masjid Tua Wapauwe dan dihadiri para jamaah masyarakat setempat.

Setelah melaksanakan sholat, Kapolda menyempatkan waktu meninjau langsung peninggalan sejarah yang masih terawat di Masjid Tua Wapauwe. Masjid ini dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia, yang dibangun sejak abad ke-15 dan menjadi simbol awal berkembangnya Islam di Maluku. Bangunannya yang sarat dengan nilai sejarah menjadikan masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga aset budaya dan peradaban yang patut dijaga.

Dalam interaksi hangat bersama Imam Masjid dan para jamaah, Kapolda menyampaikan pesan penting mengenai peran masyarakat dalam merawat rumah ibadah sekaligus situs sejarah.

“Masjid Tua Wapauwe adalah bukti perjalanan panjang Islam di Maluku. Ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga identitas sejarah dan budaya kita. Sudah sepatutnya kita semua menjaga dan merawatnya agar tetap lestari, sehingga dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tegas Kapolda.

Lebih jauh, Kapolda menekankan upaya menjaga warisan sejarah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas iman dan ketakwaan. Ia menegaskan, spiritualitas yang kuat akan menjadi fondasi dalam menjaga persaudaraan, menciptakan kedamaian, serta membangun masyarakat Maluku yang lebih baik.

“Ibadah adalah nafas kehidupan. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, kita tidak hanya menjaga diri, tetapi juga memperkuat solidaritas dan persatuan. Inilah modal utama untuk mewujudkan Maluku yang aman, damai, dan sejahtera,” imbuhnya.

Kehadiran Kapolda di Masjid Tua Wapauwe meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah, bukan hanya karena kepeduliannya pada keamanan, tetapi juga karena perhatiannya terhadap nilai-nilai spiritual dan sejarah.

Melalui kegiatan ini, Polri di bawah kepemimpinan Kapolda Maluku berharap dapat terus mempererat hubungan emosional dengan masyarakat. Sinergi antara menjaga keamanan dan melestarikan warisan budaya diyakini akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga identitas Maluku sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan berperadaban tinggi.( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Jawara Banten Bersatu DPC Malingping Gelar Konsolidasi: Kebersamaan di Pantai, Dukungan DOB Cilangkahan!
DPW RGPI Lebak Hadiri Milad Ke 2 Dan Sunatan Masal yang diadakan RGPI DPW Kabupaten Sukabumi
Turnamen Sepak Bola Sumpah Pemuda Cup U-17 Antar Desa se- Kecamatan Paranginan, di Gelar di Lapangan Lobutolong.
Kapolresta Cirebon Berikan Penyuluhan kepada Siswa SMK Sultan Agung

Maluku

Polda Maluku Siap Mendukung Program Quick Wins Transformasi Polri Terkait Pelayanan Masyarakat
Kapolresta Cirebon Resmikan Monumen Udang Dari Knalpot Yang Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Jawa Barat

Polresta Cirebon Sita Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Cipkon Jelang HUT ke-80 RI
Masoud Pezeshkian Unggul di Putaran Kedua Pilpres Iran

Contact Us