Home / Tak Berkategori

Minggu, 9 Maret 2025 - 23:18 WIB

Kecelakaan Kerja di PT Cemindo Gemilang, Anggota DPRD Banten Desak Investigasi

Lebak, Suararepubliknews – Minggu, 9 Maret 2025, Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja outsourcing atau vendor di PT Cemindo Gemilang, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, menuai perhatian banyak pihak. Anggota DPRD Provinsi Banten, Asep Awaludin, turut menyoroti insiden ini.

Asep mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan pihak kepolisian segera melakukan investigasi.

“Saya minta Disnaker dan polisi segera mengusutnya,” tegasnya.

Menurut Asep, korban merupakan warga Labuan, Kabupaten Pandeglang. Pihak manajemen PT Cemindo Gemilang telah membenarkan kejadian tersebut dan melaporkannya ke Polsek, Polres, hingga Disnaker.

Sementara itu, Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak, Rully Chaeruliyanto, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait kecelakaan kerja di PT Cemindo Gemilang.

“Belum ada kabar terkait meninggal dunia di PT Gama (Cemindo Gemilang),” ungkap Rully lewat pesan WhatsApp.

Hal senada disampaikan Kepala Disnakertrans Provinsi Banten, Septo Kalnadi. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengonfirmasi laporan tersebut.

“Akan dicek dan saat ini sedang dikonfirmasi. Besok tim akan dikirimkan ke sana,” ucap Septo.

Dalam kesempatan terpisah, Asep juga menyoroti beberapa catatan penting terkait PT Cemindo Gemilang. Salah satunya terkait pekerja outsourcing atau vendor yang sering kali terlambat menerima gaji.

“Banyak informasi yang saya terima bahwa pekerja vendor ini sering telat menerima gaji, bahkan sampai tiga bulan. Ini yang bermasalah, vendornya atau PT Cemindonya?” tanyanya.

Selain itu, Asep juga menyoroti isu pekerja asing di PT Cemindo. Saat kunjungan kerja beberapa waktu lalu, Asep meminta data ril mengenai jumlah tenaga kerja asing di PT Cemindo. Namun, hingga kini, data tersebut belum diberikan.

Permintaan data terkait Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan PT Cemindo kepada masyarakat juga menjadi catatan penting.

“Soal CSR, berapa yang diberikan kepada masyarakat, apa saja yang dibangun, dan bantuan apa yang telah diberikan juga belum disampaikan usai kunjungan kerja pekan lalu,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Lebak, Asep menegaskan agar PT Cemindo lebih transparan dalam hal ini.

“Saya meminta dinas terkait untuk melakukan investigasi lebih dalam terkait catatan-catatan tersebut. PT Cemindo harus lebih transparan,” pungkasnya.

(Iwan H)

Share :

Baca Juga

Tapanuli Raya

BUPATI MENINJAU LANGSUNG PENYALURAN BANTUAN DARI KEMENSOS MELALUI PT. POS INDONESIA
Prediksi Gabon vs Lesotho: Gabon Siap Tampil Kuat di Kualifikasi Piala Afrika 2025
Sosialisasi UU ITE No.19 Tahun 2016, Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pamulang
Upaya Membantu Meningkatkan Perekonomian Warga, Babinsa Koramil 1710-03/KK Komsos Sembari Beri Pelatihan Cara Beternak Ayam

Buru

Waka Polres Buru Buka Latihan Pra Operasi Antik Salawaku 2025
Ujian Pengisian Jabatan Perangkat desa Winong Berjalan lancar
Green Election: Menakar Tantangan dan Peluang Pemilu Ramah Lingkungan di Indonesia
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Paparkan 12 Program Prioritas APBD 2025 untuk Pembangunan Kabupaten Serang

Contact Us