Jakarta, suararepubliknews.com – Dalam upaya meningkatkan kinerja yang makin dipercaya masyarakat, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah mengaplikasikan berbagai sistem yang telah diterapkan oleh Kejaksaan Agung ke dalam data monitoring center. Sistem ini berfungsi sebagai kontrol pimpinan hingga pemantauan kinerja serta pengawasan.
Implementasi Sistem Data Monitoring Center
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro, mengungkapkan bahwa penerapan sistem data monitoring center merujuk pada perintah presiden melalui Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Artinya bahwa pimpinan di satuan kerja itu harus mempunyai satu mekanisme kontrol terhadap kinerjanya secara efektif. Kita diberikan satu dan beberapa aplikasi yang lain, ya kita manfaatkan,” ujar Hendri Antoro saat ditemui usai menggelar acara Isbat Nikah secara gratis pada Jumat (26/7/2024) lalu di kantornya.
Optimalisasi SPBE dan Indonesia Satu Data
Selain itu, Hendri juga menjelaskan adanya perintah presiden lainnya, yakni Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), yang terus dioptimalkan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Inisiatif Indonesia Satu Data dipecah menjadi Kejaksaan Satu Data, yang memungkinkan akses informasi publik kapan dan di mana saja sebagai bentuk transparansi bagi masyarakat untuk mengetahui informasi perkara tindak pidana umum yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.
Manfaat Data Monitoring Center
“Data monitoring center pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat ini bermanfaat sebagai alat kontrol pimpinan,” tuturnya. Melalui alat kontrol tersebut, lanjut Hendri, akan dapat diketahui berbagai aspek seperti penyerapan anggaran, jumlah perkara Pidum (Pidana Umum), Pidsus (Pidana Khusus), E-tilang, dan E-piutang. “Sangat efektif untuk mengontrol,” ucapnya.
Peningkatan Kompetensi Pimpinan Satuan Kerja
Hendri menambahkan bahwa pimpinan satuan kerja harus terus belajar termasuk mengenai ruang digital, berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus mampu membawa energi positif bagi lingkungan kerja. Hal ini perlu dijadikan peluang untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Melalui berbagai inisiatif ini, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat berupaya untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. (Mzr/Stg)










