Kinerja Tim Kepolisian Polres Buru Mendapat Apresiasi Istimewa dari berbagai masyarakat.
NAMLEA.SuaraRepublikNews.Com.-Misteri hilangnya Tiang Alif mesjid Al-Huda Desa Kaiely yang terbuat dari emas dan permata yang dicuri pada Senin 04 Maret.Telah diungkap oleh Polres buru.Pada O9 Maret(2024)
Apresiasi Masyarakat buat Tim Satreskrim Polres Buru.Dalam Mengungkap kasus pencurian tiang Alif ( lafas Allah) yang terbuat dari emas kurang lebih 3kilogram,Dalam waktu 5hari suda terungkap dan para pelaku beserta barang bukti telah diamankan Ke polres buru.
“Harapan masyarakat pengungkapan para pelaku dan juga barang bukti dapat memberikan efek jera kepada potensi pelaku kejahatan lainnya serta Meningkatkan Rasa keamanan Terkusus di kabupaten buru,Dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dengan tindakan yang tegas dan cepat dalam menanggapi setiap tindakan kejahatan.
Penangkapan para pelaku beserta barang bukti yang berhasil diamankan telah menjadi bukti nyata dan komitmen dalam menegakkan hukum juga memberikan perlindungan kepada para istri-istri pelaku yang tidak tau tindakan para suami nya
“Selanjutnya Ini nama-nama para Pelaku pencurian tiang Alif mesjid Al-Huda Desa Kaiely; Amin gay Asal Ternate yang berdomisili di Desa Kaiely.kemudian Saleh Buton juga berdomisili dinamlea.Roslan Sambilan Asal Sanana berdomisili di namlea.Selanjutnya-Abdulrahman Tuasamu Asal Tulehu.dan Saipul kabau pembawa spit bood juga berdomisili di namlea,
“Turut hadir dalam penangkapan dan pengungkapan kasus pencurian itu yakni;Kasat Reskrim polres Buru.Beserta Tim Satuan kriminal Polres Buru(Satreskrim) dan anggota sabara polres pulau buru.Kemudian babinkamtibmas desa Kaiely,juga babinsa desa kaiely.
(DW)
Editor : Enjelina










