Home / Tangerang Raya

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:23 WIB

Konflik Manajemen KPMH dan Mitra Driver Oke-Jek, soal Stikerarisasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang

Tangerang, SRN  — Konflik antara pihak manajemen Koperasi Pengelola Mitra Handal (KPMH) dengan sejumlah Mitra Driver Oke-Jek di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta kian memuncak akibat Stikerarisasi kendaraan angkutan transportasi, pada hari ini Sabtu (21/02/2026)

Perselisihan tersebut dipicu oleh ketidakjelasan waktu aktivasi stickerisasi kendaraan tahun 2026, yang menjadi salah satu syarat utama operasional di area bandara.

Sejumlah mitra driver yang telah lama tergabung dalam kemitraan Oke-Jek menyampaikan pernyataan sikap atas polemik internal yang dinilai telah merugikan mereka, baik secara materil maupun dalam hal akses operasional.

 

Ketidakpastian terkait jadwal aktivasi stickerisasi kendaraan disebut berdampak langsung terhadap terhambatnya akses mitra driver dalam memperoleh order, khususnya di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.

Dalam keterangannya, para mitra driver menilai terdapat ketidakwajaran dalam pembagian jalur operasional yang diberlakukan oleh pihak manajemen koperasi maupun pangkalan atau pool. Kebijakan tersebut dinilai membatasi akses terhadap titik penjemputan penumpang dan berimbas pada menurunnya potensi pendapatan mitra di lapangan.

Kondisi ini semakin diperparah dengan beredarnya penggunaan aplikasi lain di luar platform Oke-Jek yang disebut telah beroperasi selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan di wilayah bandara.

Akibatnya, mitra driver yang telah tergabung sejak awal mengaku kehilangan peluang order yang sebelumnya masih dapat diakses secara penuh sebelum aplikasi lain tersebut digunakan dalam operasional.

Tak hanya itu, para mitra driver juga mengungkap adanya dugaan praktik manipulasi oleh oknum tim manajemen yang berdampak pada munculnya biaya-biaya tak terduga.

Beberapa mitra mengaku sebelumnya diminta sejumlah uang berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp300 ribu untuk proses pembukaan kembali akun driver yang mengalami suspend.

Namun demikian, setelah driver melakukan verifikasi langsung kepada pihak layanan pelanggan Oke-Jek pusat, para mitra driver Oke-Jek menyatakan bahwa tidak pernah ada kebijakan resmi terkait pungutan biaya, termasuk dalam proses aktivasi ulang akun driver.

Baca Juga  Pengelolaan Sampah Oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang Dinilai Semakin Baik.

Para mitra driver menilai situasi ini telah menciptakan ketidakpastian operasional yang berujung pada meningkatnya konflik internal antara pengelola koperasi dengan mitra driver di lapangan.

Sementara itu, pihak Manajemen KPMH melalui Zulkifli saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa teknis stickerisasi kendaraan tahun 2026 telah ditangani oleh manajemen KPMH.

Ia juga mengimbau agar para mitra driver dapat tetap bekerja sama guna menjalankan operasional di kawasan Bandara Soekarno-Hatta sesuai dengan ketentuan Keputusan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan juga tidak ada aplikasi lain yang diluar dari aplikasi Oke-Jek, tegasnya.

Mengenai adanya akun mitra driver yang mengalami suspend, Zulkifli kembali menerangkan, bahwa sejak bulan Desember 2025, pihak manajemen KPMH tidak lagi memegang maupun menangani dashboard akun mitra driver sesuai kewenangan kerja sama yang berlaku dengan pihak Oke-Jek, pungkasnya (T-Red)

 

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Kabag Ops Polresta Tangerang Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Tangerang Raya

Kasi Gakkumda Satpol PP Kota Tangerang Diduga Sampaikan Informasi Keliru Soal Pabrik Biji Plastik, Ada Apa?

Tangerang Raya

Peningkatan Tanggul Sungai dan Turap di Jalan Poris Indah, Cipondoh, Menuai Pertanyaan.

Tangerang Raya

Hangatnya Halal Bihalalal Forum Jurnalis Pasar Kemis (Forjumis) Diwarnai Dengan Makan Bersama

Tangerang Raya

Kasus Pelecehan Siswi SMPN 19: Kuasa Hukum Tuding Pemkot Ciptakan Opini Bias dan Langgar Hak Klien

Tangerang Raya

Pemasangan Tiang Tower PT. Gihon Telekomunikasi Indonesia Diduga Tak Berizin

Tangerang Raya

Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan Sarana Produksi Pertanian di Tanjung Anom

Tangerang Raya

Pejabat PPA dan PPK Kehilangan Wibawa, Proyek Rp1,4 Miliar ‘Disetir’ Kelompok Luar: Rakyat Dirugikan!”

Contact Us