Home / Tangerang Raya

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:50 WIB

Korban Dugaan Penganiayaan dan Perusakan Minta Keadilan, Kuasa Hukum Desak Polsek Kebayoran Lama Segera Tetapkan Tersangka

TANGETANG, SRN – Kasus dugaan Tindak Pidana Penganiayaan dan Perusakan barang yang dialami warga Kebayoran Lama (YS) resmi melaporkan ke Polsek Kebayoran Lama di bulan April lalu.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor : LP/40/IV/2026/SPKT/POLSEK KEBAYORAN LAMA/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Korban bersama tim kuasa hukumnya berharap proses penanganan perkara dapat berjalan cepat guna memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan.

Hingga lebih dari tiga bulan sejak perkara dilaporkan penyidik Polsek Kebayoran Lama dinilai belum menetapkan tersangka meski proses penyidikan terus berjalan.

Tim kuasa hukum yang tergabung dalam Biro Hukum & Advokasi APSI DPD Jakarta Raya terdiri dari Upa Nalambok Purba, S.H., Budi Sutrisno, S.H.,M.H, Rada Istana Hatas, S.H., dan Ardhian Galih, M, S.E.,S.H.,M.H., mendesak Kapolsek Kebayoran Lama beserta jajaran Satreskrim untuk segera memberikan kepastian hukum apabila alat bukti telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam KUHAP.

Dalam keterangan realisnya, Tim kuasa hukum korban menyampaikan, Proses penanganan perkara sudah memasuki agenda Restorative Justice (RJ) per tanggal 22 Juli 2026 yang lalu, namun didalam point-point tersebut tidak adanya kesepakatan antar kedua belah pihak.

“Sebelumnya kami selaku tim kuasa hukum Korban Yogi Setiawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Penyidik Polsek Kebayoran Lama atas langkah cepat dan responsif dalam mengusut kasus dugaan tindak pidana penganiayaan serta Perusakan barang milik anggota Satpam yang sedang bertugas dalam hal ini klien saya sendiri. Korban saat ini mengalami kerugian secara fisik, material dan mental. Kondisi ini membutuhkan perlindungan hukum yang nyata dari negara. “ujar Tim kuasa hukum dalam keterangan realisnya kepada awak media, Kamis (23/07/2026).

Kuasa hukum menegaskan, bahwa laporan kliennya sudah berjalan tiga bulan yang lalu sekitar bulan April 2026 hingga saat ini pihak terlapor belum juga dijadikan tersangka.

Baca Juga  Dugaan Skandal Limbah B3 di Pasar Kemis,Bak Lingkaran Obat Nyamuk. Sindikat Pejabat Publik.

“Kami mendesak Polsek Kebayoran Lama untuk segera melaksanakan Gelar Perkara guna menaikkan status perkara dari Terlapor hingga menjadi Tersangka. Sangat disayangkan hingga hari ini pihak Terlapor tidak menunjukkan itikad baik, meminta maaf secara tulus, mengakui kesalahan, maupun bertanggung jawab penuh atas perbuatannya. “Ujar Upa salah satu tim kuasa hukum korban.

Upa Nalambok Purba, S.H., menyampaikan bahwa trauma psikis akibat Penganiayaan dan Perusakan tidak boleh dianggap persoalan sepele karena dampaknya dapat membekas hingga akhir hidupnya.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara cepat, profesional, objektif dan berkeadilan agar korban yaitu klien saya memperoleh kepastian hukum, sebab Penganiayaan dan Perusakan ini terjadi saat korban sedang menjalankan tugas resmi menjaga keamanan dan ketertiban. Perbuatan pelaku bukan sekedar tindak pidana biasa terhadap individu, melainkan bentuk pelecehan dan perusakan terhadap kehormatan serta Marwah profesi satpam. “Tutup Upa selaku tim kuasa hukum Yogi.

(Red/Imam Tape)

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Jaga Kebugaran, Wakapolresta Tangerang Pimpin Olahraga Pagi Personel

Tangerang Raya

Sampaikan Arahan dan Penekanan IPTU Iman Sodikin Pimpin Apel Pagi Polsek Panongan

Tangerang Raya

Gebyar Festival Kuliner Halal UMKM Sepatan Timur Digelar Meriah, Dukung Ekonomi Lokal

Tangerang Raya

Pemkab Humbahas Ikuti Rapat Pembahasan Kerja Sama Penyediaan Charging Station Kendaraan Listrik dengan PT Rekadaya Indotama

Tangerang Raya

Bersekongkol dengan Anak Buah Ben-Pilar Dalam Kasus Korupsi Sampah Tangsel Rp75 M, Direktur EPP Dijebloskan ke Penjara

Tangerang Raya

Ada Apa?Kabid Dindik Kab.Tangerang Blokir No.Watsap Insan Pers,Kalau Jadi Pejabat Tidak Mau Dikritik,Jadi  Tukang  Cendol.

Tangerang Raya

Diduga Simpan Solar Subsidi di Permukiman, Legalitas PT. IMPRESINDO Dipertanyakan.

Tangerang Raya

Sorotan Tajam: Anggaran Fantastis Dinas Perhubungan Kota Tangerang Dituding Tak Atasi Persoalan Dasar

Contact Us