Home / Tak Berkategori

Jumat, 19 Juli 2024 - 04:46 WIB

Memahami Gangguan Konsentrasi pada Anak: ADHD dan Penyebab Lainnya

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Bandung, suararepubliknews.com – ADHD adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Dengan ADHD, seorang anak memiliki perbedaan dalam perkembangan dan aktivitas otak yang memengaruhi konsentrasi atau perhatian, kemampuan duduk diam, dan pengendalian diri. Namun, tidak semua anak yang mengalami gangguan konsentrasi berarti mengalami ADHD. Masalah konsentrasi pada anak bisa disebabkan oleh beragam hal lainnya.

Penyebab Gangguan Konsentrasi pada Anak

Kecemasan

Pada anak-anak yang lebih kecil, kecemasan perpisahan (separation anxiety) adalah yang paling sering menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Anak mungkin cemas akan berpisah lama dengan orang tua dan memikirkan kejadian yang buruk saat terpisah dari orang tua. Anak-anak juga mungkin mengalami kecemasan seperti takut membuat kesalahan atau takut dipermalukan sehingga sulit berkonsentrasi.

Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD)

Anak-anak juga mungkin terganggu konsentrasinya saat mengalami gangguan obsesif kompulsif. Gangguan OCD disebabkan karena perasaan bahwa perilaku yang ada di pikiran akan mencegah terjadinya hal-hal buruk dan membuatnya merasa lebih baik. Alih-alih menyelesaikan tugas dan fokus pada tugasnya, anak-anak mungkin lebih memilih melakukan apa yang ada di pikirannya.

Stres atau Trauma

Anak-anak yang menyaksikan suatu hal tidak menyenangkan atau mengalami kekerasan mungkin lebih kesulitan dalam berkonsentrasi. Seperti dilansir dari media AiCAre, peristiwa traumatis membuat anak-anak tidak memiliki rasa aman sehingga ketakutan dan kecemasan lebih menguasai diri.

Gangguan Belajar

Anak-anak yang lebih banyak menjelajah dan membuka-buka halaman buku ketimbang membacanya mungkin mengalami gangguan belajar seperti disleksia. Disleksia bisa menyebabkan anak merasa dipermalukan dan frustrasi terutama bila melihat anak lain bisa membaca dengan lancar.

Bagaimana Membedakan Gangguan Konsentrasi Karena ADHD atau Penyebab Lainnya?

Gangguan konsentrasi karena ADHD berbeda dari masalah konsentrasi akibat penyebab lainnya. Anak dengan ADHD sulit berkonsentrasi pada suatu hal karena mudah terdistraksi. Mereka mungkin lebih banyak melamun, melupakan barang, dan tampak linglung. Mereka juga hiperaktif, kesulitan untuk duduk diam di kursinya, serta berperilaku impulsif.

Bagaimanapun, diagnosis ADHD tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat perilaku anak selama di sekolah saja. Anda perlu membawa anak mengunjungi dan berkonsultasi dengan ahlinya agar mendapatkan diagnosis yang akurat.

Memiliki anak dengan ADHD bisa sangat menantang karena mereka mungkin tidak bisa mengikuti aktivitas di sekolah sama baiknya seperti teman-teman sekelasnya. Untuk itu, anak dengan ADHD perlu menjalani pengobatan dan perawatan untuk membantunya lebih fokus dan berkonsentrasi, mengendalikan diri dengan lebih baik, serta mengembangkan kemampuan sosial dan emosional yang sama seperti anak-anak seusianya. (Stg)

Share :

Baca Juga

Dua Gol Pedri Bawa Spanyol Pesta Gol 5-1 atas Irlandia Utara

Maluku

Kapolda Maluku Hadiri Kuliah Umum Menag RI di UIN AMSA Ambon, Perkuat Pendidikan Cinta, Ekologi, dan Perdamaian dari Timur Indonesia
Semarak Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-78  Pemkab Muba Pastikan Seluruh Elemen Akan Turut Memeriahkan HUT RI

TNI/Polri

Kapolri Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Mitigasi untuk Cegah Dampak Bencana
Kapolres Lebak Polda Banten Cek Kesiapan Pospam dan Posyan Operasi Ketupat 2025
Polda Maluku Ungkap Kasus Perbankan di Bank Maluku Cabang Namlea, Kerugian 1,5 Miliar
Barcelona Berusaha Bangkit dari Kekalahan Saat Bertandang ke Alaves: Prediksi dan Analisis Pertandingan La Liga Spanyol
Gol Indah Arda Guler Hantar Turki Raih Kemenangan atas Georgia di Laga Pembuka Grup-F Euro 2024

Contact Us