Home / Tangerang Raya

Rabu, 9 Maret 2022 - 21:55 WIB

Menghina Wartawan Dan LSM Oknum Kades Wanakerta, Kantor Bupati Diseruduk

Suararepubliknews, Kabupaten Tangerang, – Ratusan wartawan dari berbagai media bersama sejumlah LSM menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Tangerang, Rabu (09/03/2022). 

Mereka menuntut agar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memberi sanksi tegas terhadap TS, Oknum Kades Wanakerta, Kecamatan Sindang jaya yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap wartawan.

Dalam hal ini Ketua Aliansi Jurnalis Banten (AJB) Tangerang Raja Indra Pratama menjelaskan, pernyataan TS diduga kuat bentuk penghinaan terhadap profesi wartawan dan LSM secara keseluruhan. 

“Hal ini tentu melukai perasaan insan pers dan penggiat LSM. Untuk itu, kami minta proses hukum ditegakkan dan sanksi tegas dari Pemkab Tangerang diberikan,” ujar awak redaksi IndonesiaSatu ini.

Sementara, salah satu unsur Pimpinan Media Peka Nusantara dan Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bahtra Drs.Pak Cik Hasibuan yang ikut dalam aksi juga Dia meminta kepada Bupati Kabupaten Tangerang khususnya kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang memberikan teguran keras kepada TS agar kasus yang sama tidak kembali terjadi di masa depan.

Para wartawan dan LSM ini diterima langsung oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. Atas tuntutan yang disuarakan dalam aksi, Bupati Tangerang mengatakan bahwa, “pihaknya menunggu proses hukum yang saat ini sedang dilakukan oleh Polresta Tangerang.

“Kita tunggu proses hukumnya, sebab masalah ini sudah dilaporkan ke Polresta Tangerang,” Ujar Zaki Iskandar.

Diberitakan sebelumnya, dalam pernyataannya yang tersebar di sejumlah grup WhatsApp, TS dinilai sangat merendahkan profesi wartawan.

Begini pernyataan TS melalui voice note :

“Kepala desa angkatan tanggal 10 bulan 10 bukan kepala desa kaleng-kaleng, kepala desa baja full baja Krakatau Steel, Wartawan LSM lewat, mau lima puluh ribu kasihin amplop silahkan, tidak mau akan saya tunjukkan ketika saya lagi dididik di Pusdikif Cimahi Bandung, ya jangan macam-macam LSM sama wartawan.”

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Tangerang dan Sekitarnya: Hujan Ringan dan Suhu Stabil

Atas pernyataan TS ini, berbagai organisasi kewartawanan dan LSM mengecam keras. Selanjutnya, Oknum Kepala Desa Wanakerta TS resmi dilaporkan ke Kepolisian Resort Tangerang, Minggu (6/3/2022) malam, laporan bernomor TBL/B/206/III/2022/SPKT/Polresta Tangerang Polda Banten diterima oleh tim penyidik Polresta Tangerang. Pelapornya adalah Aliansi LSM Tangerang Raya.

Atas hal ini, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan terhadap kasus yang dilaporkan tersebut.

“Kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat, termasuk dari wartawan dan LSM. Dalam melakukan penyelidikan, Kepolisian akan bekerja profesional, polisi juga akan memeriksa saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” ujar Kapolresta Tangerang kepada wartawan, Senin (7/3/2022). Kombes Zain berjanji akan menangani perkara ini secara profesional.

Sementara, setelah hal tersebut menjadi viral, TS pun membuat voice note permintaan maaf. “Saya atas nama Kepala Desa Wanakerta mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar TS.
(Margareth)

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Dinsos Kota Tangerang Terus Bergerak Cepat Merealisasikan Program- Program Untuk Masyarakat

Tangerang Raya

Pembangunan Jembatan Peyebrangan Di Kali Ledug Diduga Tak Berizin

Tangerang Raya

KNPI Ajak Pelajar Kota Tangerang Implementasikan Nilai Nilai Pancasila, Stop Hadang Truk

Tangerang Raya

Uang Puluhan Juta Raib Di Gondol Oknum ASN Samsat Ciledug

Tangerang Raya

Pemkot Tangerang Salurkan Bansos Tahap I Tahun 2024 ke 2.866 Keluarga Penerima Manfaat

Tangerang Raya

Hasil Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Raperda Inisiatif Merupakan Solusi Kondisi Terkini

Tangerang Raya

Fraksi Mahasisiswa Apresiasi Kinerja Polres dan Pemkot Tangsel dalam Penanganan HAM

Tangerang Raya

MEDIA CENTER SPATAN MENGGALI POTENSI DENGAN BERITA AKTUAL

Contact Us