Home / Tak Berkategori

Kamis, 26 Januari 2023 - 07:52 WIB

Musim Angin Barat Tiba, Nelayan Tangerang Utara Terancam Paceklik

Esin nelayan Tangerang Utara wanti – wanti musim angin barat tidak ada aktivitas melaut, Rabu (25/1/2023).

Tangerang, Suararpubliiknews.com – Sejumlah nelayan di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, sudah sebulan ini tidak bisa melaut untuk mencari ikan karena musim angin barat yang menyebabkan gelombang tinggi melanda periran laut Jawa tepatnya di kepulauan seribu.

Tidak banyak yang bisa mereka lakukan selain pasrah pada keadaan, ancaman paceklik pun menghantui warga pesisir Utara Tangerang karena penghasilan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup hanya dari hasil mencari ikan.

“Dalam sebulan paling 4 kali kami melaut, kadang untuk mencukupi kehidupan sehari-hari kami kerja serabutan itu juga kalau lagi ada kalau tidak yah begini paling kami ngerapihin perahu” kata Esin salah satu nelayan di wilayah Tangerang Utara saat ditemui wartawan.

Musim barat sekarang ini menurut Esin tidak bisa di pastikan kapan akan berakhir nya berbeda dengan musim barat yang dulu yang bisa di prediksi hanya 3 bulan. Penghasilan mereka saat ini pun tidak bisa di tentukan paling maksimal itu 10 kilo ikan dari jumlah 3 orang nelayan.

“Paling kalau di jual dari 10 kilo ikan itu kami mendapatkan 300 ribu sedangkan modal sekali melaut itu 400 saat musim barat, kalau dibilang rugi yah jelas rugi tapi itu penghasilan pada saat musim barat tapi kalau musim biasa itu ada juga kelebihannya” terang Esin.

Sambung Esin mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah baik pemerintah desa Tanjung pasir maupun pemerintah daerah kabupaten Tangerang padahal kata dia dalam situasi saat ini, ia dan nelayan lainnya butuh perhatian  dari pemerintah.

“Saya tidak pernah mendapat bantuan apa pun dari desa juga tidak pernah kalau selain saya sih dapet kalau saya mah ngga yang lain-lain mah dapet giliran keluarga saya mah ngga. Dulu pernah saya tanyain ke Kepala Desa tanjungpasir  jawabannya nama saya belum tercantum” pungkasnya.

Laporan: Holid

Share :

Baca Juga

Kasus Perkara Tanah Seluas 68.350 M2 Kembali Tertunda
Sebanyak 56 Prajurit Dilepas Danrem Wijayakusuma Tugas Kewilayahan
Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Jalan di Pollung dan Batas Kabupaten Samosir
Prabowo Subianto Melanjutkan Diplomasi di Papua Nugini: Komitmen Eratkan Kerja Sama Bilateral
Muktahirkan Informasi Geospasial ( IG ) Cimahi Launching Foto Udara dan Peta Garis Wilayah Kota Cimahi
Syekh Ali Akbar Marbun Ingatkan Bupati Humbahas: “Jangan Arahkan Masyarakat untuk Tidak Memilih Oloan – Rebeka”
Cek Kesiapan Pengamanan Tahapan Pemilu, Kapolres Lebak Lakukan Pengecekan Sarpras Kendaraan Dinas Personil

Tangerang Raya

Kepala sekolah TK Negeri Pertiwi Diduga Lakukan Pungli, Jelas Melanggar Aturan.Wow..

Contact Us