Home / Tak Berkategori

Minggu, 8 Desember 2024 - 15:36 WIB

Pelaku Pembunuhan Istri di Kepulauan Tanimbar Resmi Ditahan

Seorang pria berinisial MM (30) ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan oleh Polres Kepulauan Tanimbar atas kasus pembunuhan istrinya, MU (21), yang terjadi di Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada Jumat, 6 Desember 2024

Seorang pria berinisial MM (30) ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan oleh Polres Kepulauan Tanimbar atas kasus pembunuhan istrinya, MU (21), yang terjadi di Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada Jumat, 6 Desember 2024

Cemburu Berujung Tragis, MM Ditangkap Setelah Menyerahkan Diri

Kepulauan Tanimbar, suararepubliknews.com – Seorang pria berinisial MM (30) ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan oleh Polres Kepulauan Tanimbar atas kasus pembunuhan istrinya, MU (21), yang terjadi di Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada Jumat, 6 Desember 2024. MM menyerahkan diri tak lama setelah kejadian, yang didorong oleh motif kecemburuan.

Kronologi Peristiwa Tragis

Insiden bermula ketika MM, yang baru tiba dari Papua, menghubungi ibunya di Desa Lorwembun untuk menanyakan keberadaan istrinya. Sang ibu memberitahu bahwa MU sudah tidak berada di rumah selama dua hari. Setelah mendengar isu perselingkuhan, MM berupaya mencari keberadaan MU.

Pada Jumat pagi, MM menemui MU di depan Toko Lisa di Desa Sifnana. Saat itu, MU datang bersama seorang pria bernama IK, yang diduga oleh MM sebagai selingkuhannya. Dalam pertemuan tersebut, MM mengajak MU untuk pergi ke rumah kerabatnya, namun dalam perjalanan, perselisihan kembali terjadi.

Ketika sampai di lorong belakang Toko Tanjung Dua, MM yang dilanda emosi menusuk MU dengan pisau. Meski korban sempat memohon agar penusukan dihentikan, MM melanjutkan aksinya hingga lebih dari empat kali. Setelah kejadian, MM melarikan diri dari lokasi.

Penyerahan Diri dan Penetapan Tersangka

Tak sampai 24 jam setelah peristiwa tersebut, MM menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Polres Kepulauan Tanimbar segera menetapkannya sebagai tersangka berdasarkan penyidikan intensif. Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, AKP Handry Dwi Azhari, menyatakan bahwa MM kini resmi ditahan di Rutan Polres Kepulauan Tanimbar sejak Sabtu, 7 Desember 2024.

Hukuman Berat Menanti

MM dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHPidana, yang mengatur tindak pidana pembunuhan berencana dan pembunuhan biasa. Penahanan ini diharapkan memberikan keadilan atas peristiwa tragis tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa emosi tidak terkontrol dapat membawa konsekuensi yang menghancurkan. Aparat kepolisian terus mengupayakan penegakan hukum yang adil dan transparan.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Mayat Ditemukan Mengambang di Banjir Kanal Barat, Diduga Korban Kriminalitas

Banten

Bupati Serang Pastikan Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Waringinkurung dapat Perlindungan Hukum
Pakar Politik dan Ketahanan Nasional, Margaretha Hanita Mendorong Jaringan Intelektual Peduli Indonesia (JIPI)Bberperan Aktif

Maluku

Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Hitu, Polda Maluku Libatkan TNI-PM dan BNN

Jakarta

Pemkot dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Lanjutkan Pembahasan Raperda Koperasi dan Usaha Mikro
Wakil Bupati Menghadiri Publik Hearing dan Temu Konsultan Pendamping PPH

Daerah

Satgas Humas Ops Damai Cartenz Berbagi Bersama Warga dan Anak-Anak di Jayapura
Kejari Jakarta Barat Bersama BNPT dan PT Pindad Gelar Verifikasi Barang Bukti Tindak Pidana Teroris

Contact Us