Lebih dari 20 Kabupaten/Kota Bertarung dalam Kompetisi Berhitung Gasing
Doloksanggul, suararepubliknews.com – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) bersama Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (YTIJ) menyelenggarakan Olimpiade Matematika Gasing Tingkat Nasional di Hotel Ayola, Kecamatan Doloksanggul, Humbahas, Rabu, 6 November 2024. Ajang ini diikuti oleh 21 peserta dari berbagai daerah, termasuk Banyuwangi, Kepulauan Mentawai, Morowali, dan Samosir. Para peserta akan berkompetisi dengan menggunakan metode “Gasing” (Gampang, Asik, dan Menyenangkan) yang dirancang oleh Profesor Yohanes Surya.
Sambutan Hangat dari Pemkab Humbahas
Asisten Umum Marsatti Marbun SE MSi, mewakili Bupati Humbahas, menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta, sekaligus menekankan bahwa olimpiade ini menjadi wadah bagi siswa-siswa terlatih dalam metode Gasing untuk menampilkan kemampuan hitung cepat mereka.
“Kami berharap metode Gasing mampu meningkatkan keterampilan numerasi anak dan memotivasi mereka menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Hadir dalam pembukaan acara ini sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Asisten Perekonomian Martogi Purba, Plt. Inspektur De Zon Situmeang, serta perwakilan dari lembaga pendidikan dan pemerintahan dari berbagai kabupaten/kota.
Bitung, Inspirasi dan Harapan Peserta
Fonny Tumundo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung, mengungkapkan apresiasinya terhadap metode Gasing yang dikembangkan oleh Pemkab Humbahas bersama YTIJ. Kota Bitung sendiri merupakan tuan rumah Olimpiade Metode Gasing yang pertama dan berharap dapat kembali berjaya di Doloksanggul.

“Kami datang jauh dengan harapan membawa kemenangan seperti yang diraih Humbahas di Bitung sebelumnya,” ungkapnya.
Sambutan hangat juga diterima peserta di bandara Silangit, menambah semangat mereka untuk berkompetisi.
Tantangan Matematika di Lima Pos Unik
Plt Kadis Pendidikan Humbahas, Martahan Panjaitan SPd MM, menyampaikan bahwa ajang ini terdiri dari lima pos yang menantang kemampuan berhitung peserta dengan cara unik dan interaktif. Berikut adalah lima pos yang dihadapi peserta:
- Pos “Jagoan Bakalkubagi” – Menguji keterampilan dasar operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan cepat.
- Pos “Jejak Kreatifitas” – Menghadirkan soal dengan pendekatan kreatif menggunakan media pembelajaran lokal.
- Pos “Petualangan Asyik Bermain Matematika” – Tantangan berhitung cepat melalui permainan interaktif.
- Pos “Lintas Budaya Gasing Nusantara” – Menghubungkan pembelajaran matematika dengan budaya lokal Indonesia.
- Pos “Menembus Batas” – Menantang peserta untuk menyelesaikan soal Bakalkubagi dengan tepat dan cepat.
Olimpiade Matematika Gasing Nasional ini akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 hingga 9 November 2024, menghadirkan pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan jiwa sportivitas bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pewarta: Demak Siburian
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024











