Palembang, Suararepubliknews.com – Sektor industri memainkan peran penting sebagai penggerak dan penopang
utama perekonomian di negara ini, termasuk di Sumsel.
Sebab itu, saat ini Pemprov Sumsel terus melakukan berbagai upaya
untuk membangun kedaulatan dan kemandirian industri di daerah ini.
“Sumsel ini merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi.
Industrinya pun cukup banyak, namun masih berkutat pada sektor jasa
dan kuliner. Karena itu, kita terus berupaya agar industri di sektor
lainnya juga turut berkembang,” kata Supriono saat menjadi narasumber
pada rakor Pengarahan DIPA Kementerian Perindustrian RI Tahun 2023, di
Hotel Wyndham Palembang, Selasa (7/2).
Dia menyebut, masih minimnya inovasi dan penelitian terkait industri
menjadi salah satu dampak belum berkembangnya industri tersebut.
Dia mencontohkan, salah satu produk industri yang masih butuh
perhatian adalah karet. Dimana harga karet masih terpengaruh pada pada
fluktuatifnya harga minya.
Oleh karena itu, dia menjelaskan, jika industri tidak boleh dikaitkan
dengan besar atau kecilnya produk yang dihasilkan.
Lebih jauh disampaikannya, setiap daerah harus bekerja maksimal dalam
membuat regulasi yang telah diinstruksikan pemerintah pusat.
Dengan melakukan upaya dan berbagai terobosan, Supriono meyakini
sektor perindustrian di Sumsel dapat semakin maju.
Diketahui, Rakor tersebut diikuti oleh para peserta dari 34 Provinsi
di Indonesia.
Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Perindustrian
RI, dan pejabat terkait di lingkungan Pemprov Sumsel










