Home / Banten

Senin, 9 Juni 2025 - 20:06 WIB

Pengeroyokan Brutal di RSUD Malingping: Korban Mengalami Luka Berat dan Trauma

Lebak, Suararepubliknews – Sebuah insiden pengeroyokan brutal terjadi di RSUD Malingping pada dini hari Selasa (3/6/2025), sekira pukul 02.00 WIB. Seorang warga Barengkok berinisial E menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga berjumlah sekitar sepuluh orang.

Korban mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika dirinya bersama seorang rekan mendatangi RSUD Malingping untuk menjenguk istri rekannya yang sedang dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD).

Namun, setelah selesai menjenguk, sekelompok orang tak dikenal tiba-tiba menghampiri mereka dan melakukan pengeroyokan dengan sangat brutal.

“Saya dirangkul dan dipukuli beramai-ramai hingga babak belur dan tersungkur ke lantai,” jelas E dengan trauma.

“Saya tidak mengerti apa motif mereka, tapi yang jelas saya hanya ingin menjenguk istri teman saya.”

Salah seorang saksi mata mengungkapkan bahwa pengeroyokan dilakukan dengan sangat kejam.

“Mereka memukul dan menginjak-injak korban. Satpam RSUD mencoba melerai, tapi salah satu pelaku mengeluarkan golok, membuat satpam ketakutan dan tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, kelompok pelaku pengeroyokan sebelumnya sempat membuat keributan di Cafe Haigo, Jalan Baru, dan mengintimidasi salah satu warga Cikujang, Pandeglang, Banten.

Tindakan premanisme seperti ini sangat meresahkan masyarakat dan membuat warga merasa takut dan tidak aman.

Masyarakat setempat kini hidup dalam ketakutan dan keresahan, takut menjadi korban berikutnya.

“Kami sangat resah dan takut. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” ungkap salah satu warga.

Dalam situasi seperti ini, masyarakat mendesak Polsek Malingping untuk segera bertindak tegas dan mengambil langkah konkret untuk menangani kasus ini.

“Kami mendesak pihak Polsek Malingping untuk segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Baca Juga  Tahun 2026, Tata Ruang DPUPR Susun Revisi RTRW Kabupaten Serang 2026.

Dengan adanya tuntutan dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan Polsek Malingping segera menindaklanjuti kasus ini secara tuntas, transparan, dan profesional, agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dan warga dapat merasa aman dan nyaman kembali.

(Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Puskesmas Petir Klarifikasi, Bantah Pungut Rp200 Ribu Biaya Mobil Ambulans

Banten

Kisruh Desa Kerta Makin Memuncak, Masyarakat Desak Bupati Mutasi Camat Banjarsari

Banten

Disporapar Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Digitalisasi Pemasaran Produk

Banten

Motif Begal yang Menggorok Leher Tukang Ojek di Pandeglang Terungkap: Terdesak Kebutuhan Ekonomi

Banten

Kepala SPPG Tamiang Empat Diduga Menjual Minyak Jelantah kepada Suplier Tahu

Banten

Tersangka Dugaan Korupsi Pengangkutan Sampah di Dinas LHK Tangerang Selatan Bertambah Menjadi Tiga Orang

Banten

Operasi Patuh Maung 2025 Hari Ke-12: Satlantas Polres Lebak Gencarkan Penertiban Lalu Lintas di Jalan Sunan Kalijaga

Banten

HUT PGRI dan HGN ke-80, Bupati Serang Ratu Zakiyah Komitmen Tingkatkan Kompetensi Pendidik

Contact Us