Serang, Suararpubliknews – Suasana kebersamaan dan semangat melestarikan budaya kembali mewarnai Padepokan Perguruan Pencak Silat Cahaya Karuhun Banten.
Bertempat di Cimuncang Cilik RT 02 RW 14, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, Minggu (29/3/2026).
perguruan ini sukses menggelar acara Pembukaan Latihan pasca-libur Bulan Ramadan, yang dirangkai harmonis dengan momen Halal Bihalal yang penuh makna.
Perguruan Pencak Silat Cahaya Karuhun Banten dikenal luas sebagai institusi yang teguh menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Seni Budaya Pencak Silat Tradisi.
Acara malam itu menjadi salah satu bukti nyata komitmen mereka dalam melestarikan warisan nenek moyang yang tak ternilai.
Ketua Umum Perguruan, Nasrullah, dengan lugas menyampaikan visinya.
“Kami, Perguruan Cahaya Karuhun Banten, akan selalu berpegang teguh pada kegiatan-kegiatan yang mewujudkan tradisi leluhur kami. Salah satunya adalah acara Pembukaan Latihan dan Halal Bihalal yang kita selenggarakan malam ini,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa perguruan ini berakar kuat dari Pencak Silat Tradisi dan akan senantiasa berkomitmen penuh untuk melestarikan serta mengembangkan seni budaya ini kepada generasi muda.
Tujuannya tak lain agar mereka dapat mengenal dan bangga akan warisan agung leluhur, yakni Seni Budaya Pencak Silat Tradisi.
Lebih lanjut, Nasrullah menjelaskan pentingnya tradisi Halal Bihalal.
“Kegiatan Halal Bihalal ini adalah agenda rutin pasca-Idul Fitri yang selalu kami laksanakan.
Maksud dan tujuannya semata-mata untuk terus merajut dan mempererat tali ukhuwah Islamiyah, atau persaudaraan, di antara para pengurus, murid, dan wali murid. Kami ingin memastikan kekompakan dan semangat gotong royong senantiasa terjaga di tengah keluarga besar perguruan ini.”
Dalam kesempatan itu, Nasrullah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah berkontribusi besar.
“Terima kasih tak terhingga kepada Abah Jasman selaku Guru Besar kami yang senantiasa membimbing, serta kepada Doni alias Misnani sebagai bidang perlengkapan yang tanpa lelah mendampingi anak-anak murid berlatih dan menyiapkan segala kebutuhan acara. Tak lupa, dukungan luar biasa dari Tim Nayaga, Abah Jamin, Abah Jamani, dan Yani, yang selalu bekerja keras di balik layar setiap kegiatan.”
Abah Jasman, Guru Besar Perguruan, turut memberikan wejangan yang mendalam.
Dengan penuh kearifan, beliau berpesan, “Sebagai Guru Besar, saya tak akan bosan memberikan nasihat dan masukan berharga bagi seluruh pengurus Perguruan Cahaya Karuhun Banten. Jaga kekompakan, pegang teguh gotong royong, dan jauhi sifat dengki serta iri hati. Karena sifat-sifat itulah yang dapat meruntuhkan soliditas perguruan kita.”
Untuk para murid, Abah Jasman menitipkan pesan agar mereka terus semangat berlatih dan menunjukkan keseriusan dalam setiap gerakan, demi kemajuan dan kelestarian Pencak Silat Tradisi.(Iwan H)











