Home / Maluku

Selasa, 7 April 2026 - 10:08 WIB

“Polisi Mengajar”. Strategi Polda Maluku Bangun Karakter Generasi Muda

MALUKU, SRN  – Kapolda Maluku, Irjen. Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menggagas program “Polisi Mengajar” sebagai langkah strategis menekan potensi konflik sosial di kalangan pelajar, melalui penguatan karakter dan edukasi di sekolah.

Program tersebut mulai dimatangkan melalui koordinasi awal antara Dirbinmas Polda Maluku Kombes Pol Hujrah Soumena dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Dr. Sarlota Singerin di Ambon, Senin (6/4/2026).

 

Pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku itu membahas sinergi konkret antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kalangan pelajar tingkat SMA.

Dirbinmas Polda Maluku Kombes Pol Hujrah Soumena menegaskan, program Polisi Mengajar merupakan implementasi kebijakan Kapolda Maluku dalam mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui jalur pendidikan.

“Kami melihat potensi gangguan kamtibmas di Maluku sebagian melibatkan usia pelajar. Karena itu, perlu langkah bersama dengan dunia pendidikan untuk membangun karakter, wawasan kebangsaan, membangun kohesi sosial serta kesadaran hukum sejak dini,” ujar Hujrah.

Ia menjelaskan, program ini akan melibatkan pejabat utama Polda Maluku untuk turun langsung ke sekolah-sekolah, memberikan materi pembinaan kepada siswa.

“Melalui ‘Polisi Mengajar’, kami ingin hadir lebih dekat dengan pelajar, memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, budaya Maluku, serta pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Dr. Sarlota Singerin menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai program ini sejalan dengan upaya pembinaan karakter siswa.

“Kami mengapresiasi langkah Polda Maluku. Program ini akan kami integrasikan dalam pola pembinaan di sekolah melalui kerja sama resmi,” ujarnya.

Baca Juga  Refleksi Di Gerbang Fitri Nan Suci.Wakapolda Maluku Ajak Personel Maknai 'Mudik Terakhir' Ke Kampung Keabadian

Ia menambahkan, implementasi program direncanakan melalui alokasi waktu khusus setiap pekan.

“Direncanakan setiap hari Senin setelah upacara bendera, akan dialokasikan waktu sekitar 30 menit bagi kegiatan ‘Polisi Mengajar’ di kelas,” jelasnya.

Selain itu, kedua pihak juga sepakat mendorong penguatan komitmen bersama melalui penandatanganan pakta integritas yang melibatkan siswa, orang tua, sekolah, pemerintah daerah, dan kepolisian.

Rencana teknis kerja sama akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan lanjutan yang dijadwalkan pada 20 April 2026.

Program Polisi Mengajar diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun generasi muda yang berkarakter, sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat Maluku dari potensi konflik sejak dini. ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

1000 Peserta Hadiri Apel Gelar Sabuk Kamtibmas Dan Potmas 2026, Kapolda Maluku: Keamanan Tak Bisa Ditangani Sendiri

Maluku

Polres Malra Berhasil Tangkap Tersangka Pelecehan Seksual Modus Penipuan Berbasis ITE

Maluku

Upacara HKN Karo Ops Polda Maluku Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme

Maluku

Peringati Hari Guru Rumkit Bhayangkara Ambon Sambangi SMA LKMD Laha, Periksa Kesehatan Gratis

Maluku

Jaga Stabilitas Pangan, Kapolda Bersama Forkopimda Maluku Dukung Penuh Gerakan Serentak Pangan Murah

Maluku

Polda Maluku Kerahkan 2.201 Personel Amankan Operasi Ketupat Salawaku 2026, 78 Pos Pengamanan Disiapkan

Maluku

Lima Satker dan Satwil Jajaran Polda Maluku Terima Piagam Penghargaan dari KPPN Ambon

Maluku

Polri Dukung Pemulihan Pascabanjir di Padang Melalui Kegiatan “Marandang, Pariwisata Pulih Bersama”

Contact Us