Cirebon, suararepubliknews.com – Sejumlah pelajar yang diduga akan melakukan tawuran di atas fly over Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian. Berdasarkan informasi dari masyarakat, Polsek Talun segera melakukan tindakan preventif pada 10 Agustus 2024. Para pelajar yang terlibat dalam kejadian ini kemudian digiring ke mako Polsek Talun untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan.
Pendekatan Psikis dan Pembinaan Rohani
Setelah melalui pemeriksaan, pihak kepolisian tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus ini. Sebagai langkah preventif, Kapolsek Talun memutuskan untuk memberikan pembinaan rohani dan jasmani kepada para pelajar tersebut. Pembinaan ini berupa kegiatan bersih-bersih atau kurve di halaman Polsek Talun, serta ngaji bersama di musolla Polsek Talun.
Peran Orang Tua dalam Pengawasan Anak
Tak hanya melibatkan para pelajar, kegiatan pembinaan ini juga turut melibatkan orang tua mereka. Orang tua diundang untuk menyaksikan langsung proses pembinaan yang dilakukan oleh Polsek Talun. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan peran orang tua dalam pengawasan anak-anak mereka, terutama dalam mencegah kenakalan remaja seperti tawuran.
Harapan dari Kegiatan Pembinaan
Kapolsek Talun, AKP H. Suhada, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembinaan ini dilakukan sebagai pendekatan psikis agar para pelajar benar-benar memahami kesalahan mereka dan menyesalinya. “Kegiatan pembinaan dilakukan sebagai langkah pendekatan secara psikis kepada para pelajar agar mereka benar-benar memahami dan menyesal serta tidak mengulangi hal serupa,” ujar Kapolsek Talun.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat lebih memahami pentingnya menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, diharapkan juga agar orang tua lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan seperti saat pulang sekolah. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Talun menegaskan bahwa kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat membuat para pelajar yang diduga akan melakukan tawuran menjadi lebih sadar dan tidak mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang. (Muheri)











