Home / Tak Berkategori

Kamis, 1 Agustus 2024 - 18:49 WIB

Presiden Joko Widodo Membuka Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia 2024

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka FEKDI x KKI 2024 dan meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025-2030 di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Kamis, 1 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Kris

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka FEKDI x KKI 2024 dan meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025-2030 di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Kamis, 1 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Kris

Jakarta, suararepubliknews.com – Pada Kamis, 1 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia (FEKDI x KKI) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam acara tersebut, Presiden juga meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025-2030.

Komitmen pada Transformasi Digital yang Inklusif dan Berkeadilan

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya transformasi digital yang inklusif dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat di pinggiran, ekonomi mikro, dan UMKM, harus mendapatkan akses dan kesempatan yang sama serta perlindungan yang setara dalam ekosistem digital.

Peningkatan Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa literasi keuangan di Indonesia masih rendah, dengan sekitar 50 persen masyarakat rentan terhadap penipuan dan kejahatan digital. Untuk itu, ia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan perlindungan konsumen dan memastikan keamanan data.

Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ekonomi digital Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh, dengan proyeksi pertumbuhan pembayaran digital mencapai 760 miliar USD pada tahun 2030. Dukungan dari bonus demografi, dengan 68 persen penduduk berada dalam usia produktif pada tahun 2030, juga menjadi faktor pendukung utama.

Pemanfaatan Teknologi AI oleh UMKM

Dengan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), Presiden berharap UMKM di Indonesia dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendongkrak ekonomi dan pembayaran digital. Ia menekankan pentingnya digitalisasi bagi UMKM untuk berkontribusi dalam ekonomi digital nasional.

Hadirnya Petinggi Negara dan Pejabat Ekonomi

Acara tersebut turut dihadiri oleh beberapa menteri dan pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Gubernur BI Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Stg)

Sumber: BPMI Setpres

Share :

Baca Juga

Tulungagung

Musrenbangdes Desa Kresikan membahas dan Menyepakati Rancangan RKP Desa dan RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2027″
Kombes Pol Gidion Arif Setyawan Resmi Jabat Kapolrestabes Medan: Fokus Berantas Geng Motor dan Narkoba
Prediksi Liga Inggris: Chelsea vs Bournemouth
Perang Melawan Narkoba di Maluku: Polda Ungkap 74 Kasus dengan 85 Tersangka
Kang Budi Dampingi Petani,Sukseskan Pertanian Organik
Pengurus Baru PW FRN Kabupaten Lebak Resmi Dikukuhkan, Fokus pada Penguatan Hubungan dengan Pemerintah Daerah
Ketua APDESI Kecamatan Mauk Mahpudin Ham Kipang, Apresiasi Pembangunan PIK

Tulungagung

Kades Tanggul Turus Akan Di Laporkan Ke Polres Tulungagung Dugaan Penyerobotan Tanah

Contact Us