Home / Tak Berkategori

Kamis, 15 Mei 2025 - 18:39 WIB

Proyek Peningkatan Tanggul Sungai Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, PT. Nurroya Jaya Sejahtera Disorot

Tangerang, Suara republik news. Com – Proyek peningkatan tanggul sungai dan pembangunan turap yang dikerjakan oleh PT. Nurroya Jaya Sejahtera di wilayah Kota Tangerang tengah menjadi sorotan publik. Proyek yang memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp1.346.539.000 itu diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam kontrak kerja, 15 Mei 2025.

Sejumlah temuan di lapangan menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas dan keamanan struktur bangunan yang sedang dikerjakan. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah proses pengecoran yang dilakukan di atas lumpur dengan genangan air, yang secara teknis dapat mengurangi daya tahan dan ketahanan struktur beton.

Selain itu, dalam pelaksanaan proyek, besi penyangga juga diketahui hanya ditopang oleh balok kayu yang ditancapkan ke dalam lumpur, bukan oleh struktur permanen atau sistem penyangga teknis yang sesuai standar. Praktik ini dinilai sangat berisiko dan tidak sesuai dengan pedoman konstruksi yang lazim diterapkan dalam pembangunan turap atau tanggul sungai.

*Analisis dan Langkah yang Diperlukan

Para pemerhati pembangunan dan masyarakat sekitar menilai perlu adanya evaluasi mendalam terhadap kekuatan dan keamanan struktur proyek, agar tidak menimbulkan potensi bahaya bagi masyarakat di kemudian hari.

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis, maka perlu dilakukan tindakan perbaikan segera dan pengawasan ketat dari pihak terkait, termasuk dinas teknis di Pemerintah Kota Tangerang.

 

Tuntutan Transparansi dan Akuntabilitas

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam proses pengadaan dan pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur, khususnya yang menyangkut keselamatan masyarakat luas. Proyek peningkatan tanggul dan turap sungai seharusnya menjadi solusi untuk mencegah banjir dan kerusakan lingkungan, bukan justru menimbulkan potensi kerugian dan bahaya.

Masyarakat dan lembaga pemantau proyek berharap Pemerintah Kota Tangerang segera turun tangan untuk meninjau kembali pekerjaan ini, dan bila terbukti terjadi pelanggaran teknis, maka pihak pelaksana harus bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

(Rosita/ team).

Share :

Baca Juga

Malam Perayaan Natal, Kapolrestro dan Forkopimda Kota Tangerang Monitoring Pengamanan di Gereja dan Pospam

Banten

Aksi Protes Warga Sukamanah: Dugaan Pungli dalam Rekrutmen Tenaga Kerja oleh Oknum Karang Taruna
Subsatgas Polairud OMP Salawaku 2024 Gelar Patroli Perairan di Teluk Ambon, Amankan Situasi Kamtibmas Menjelang Pilkada Serentak
PDIP Merosot di Pilkada 2024: Kekalahan Telak di Sejumlah Provinsi Besar Menurut Quick Count
Paus Fransiskus Akan Kunjungi Indonesia dengan Misi Perkuat Persaudaraan dan Kemanusiaan di Asia
Prediksi Irlandia Utara Vs Bulgaria di UEFA Nations League: Mencari Promosi di Tengah Tekanan
Setelah Ditingkatkan Oleh Kejati Banten, Sejumlah Pejabat Penting Bakal Terseret di Kasus Sampah Tangsel
Helmi Hasan-Mian Unggul di Quick Count Pilgub Bengkulu 2024

Contact Us