MALUKU, SRN – Kepolisian Resor Seram Bagian Timur (SBT) menunjukkan respons cepat dan nyata terhadap aspirasi masyarakat. Menindaklanjuti keluhan warga yang viral di media sosial terkait kondisi jalan rusak, Kapolres SBT AKBP Alhajat, S.I.K., memimpin langsung kegiatan perbaikan di ruas Jalan Lintas Seram, tepatnya di depan Bengkel Lakudo, Desa Limumir, Kecamatan Bula.
Perbaikan dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengatasi kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena dinilai menghambat aktivitas serta membahayakan pengguna jalan.
Kapolres SBT didampingi Wakapolres Kompol Johanis Titus, para Pejabat Utama (PJU), serta personel turun langsung ke lokasi, tidak hanya meninjau, tetapi juga terlibat dalam proses perbaikan.
Kegiatan diawali dengan pembersihan bahu dan badan jalan, kemudian dilanjutkan dengan penimbunan material pasir dan batu (sirtu) pada titik-titik berlubang. Untuk mempercepat proses dan hasil yang maksimal, Polres SBT juga mengerahkan alat berat guna meratakan permukaan jalan agar kembali layak dilalui.
Kapolres SBT AKBP Alhajat menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Perbaikan jalan ini merupakan inisiatif kami dari Polres SBT dalam menanggapi keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Kami tidak ingin menutup mata terhadap kesulitan warga, terutama saat berkendara di jalan yang rusak,” ujar AKBP Alhajat.
Ia menambahkan, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu memberikan solusi atas persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Kasi Humas Polres SBT Ipda Ali Kelian menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut juga merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kondisi jalan berlubang di Lintas Seram cukup rawan menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua. Melalui perbaikan ini, kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” jelasnya.
Inisiatif Polres SBT tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga Desa Limumir dan para pengguna jalan menilai langkah cepat kepolisian sebagai bentuk pelayanan yang responsif dan humanis.
Kehadiran polisi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga turut membantu memperbaiki fasilitas publik, dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Po ( Dhet ).











