Dr. Jasmen Silitonga, M.Kes.KK., “Kami siap melayani dan memfasilitasi semua pasien ODGJ, termasuk mereka yang tidak memiliki identitas. Jangan biarkan mereka terlantar atau dipasung, segera bawa ke rumah sakit kami,”
Bengkulu, suararepubliknews.com – Seiring dengan meningkatnya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Provinsi Bengkulu, Rumah Sakit Khusus Kejiwaan (RSKJ) Soeprapto terus berupaya meningkatkan pelayanannya. Berlokasi di Jalan Bakti Husada, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, RSKJ Soeprapto berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada ODGJ, baik yang dipasung maupun yang terlantar.
Pada Jumat (21/06), dalam sebuah wawancara dengan media suararepubliknews.com, Dr. Jasmen Silitonga, M.Kes.KK., selaku Direktur RSKJ Soeprapto, menyampaikan bahwa RSKJ Soeprapto siap melayani pasien ODGJ meskipun mereka tidak memiliki identitas seperti KTP atau BPJS. Rumah sakit ini bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu untuk memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.
Dr. Jasmen menghimbau kepada masyarakat agar segera membawa anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa ke RSKJ Soeprapto dan tidak membiarkan mereka terabaikan. “Kami siap melayani dan memfasilitasi semua pasien ODGJ, termasuk mereka yang tidak memiliki identitas. Jangan biarkan mereka terlantar atau dipasung, segera bawa ke rumah sakit kami,” ujarnya.
Selain itu, Dr. Jasmen menekankan pentingnya kehadiran RSKJ Soeprapto dan kerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu dalam upaya mengurangi jumlah ODGJ yang berkeliaran di jalan dan mengurangi potensi kekerasan oleh ODGJ terhadap masyarakat. “Kami memberikan pelayanan maksimal dan bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menangani masalah ini secara efektif,” tambahnya.
Dengan upaya ini, RSKJ Soeprapto berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam penanganan ODGJ di Provinsi Bengkulu, serta meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat. (S. Sitompul)










